21028458
IQPlus, (30/7) - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp138,45 miliar pada semester I-2026, meningkat 30,37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp106,20 miliar.
Menurut laporan keuangan perseroan Kamis, peningkatan laba ditopang oleh kenaikan pendapatan bersih menjadi Rp1,56 triliun dari Rp1,53 triliun pada semester I-2025. Seiring itu, laba bruto meningkat menjadi Rp342,60 miliar dibandingkan Rp321,47 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp173,68 miliar, naik dari Rp139,69 miliar pada semester I-2025. Beban pajak penghasilan tercatat Rp35,23 miliar, sehingga laba periode berjalan mencapai Rp138,45 miliar. Total laba komprehensif periode berjalan tercatat Rp138,46 miliar, meningkat dari Rp105,24 miliar pada semester I-2025. Laba per saham dasar dan dilusian naik menjadi Rp102,65 per saham dari Rp78,73 per saham.
Hingga 30 Juni 2026, total aset Astra Graphia tercatat sebesar Rp2,93 triliun, turun dari Rp3,12 triliun pada akhir 2025. Kas dan setara kas mencapai Rp1,68 triliun, dibandingkan Rp1,85 triliun pada 31 Desember 2025. Total liabilitas turun menjadi Rp982,28 miliar dari Rp1,03 triliun, sedangkan total ekuitas tercatat sebesar Rp1,95 triliun, turun dari Rp2,09 triliun pada akhir tahun lalu.
Pada periode Januari-Juni 2026, arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi mencapai Rp129,03 miliar, meningkat signifikan dibandingkan Rp10,55 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp3,61 miliar, sedangkan arus kas untuk aktivitas pendanaan mencapai Rp297,87 miliar, terutama dipengaruhi pembayaran dividen final sebesar Rp284,59 miliar. Posisi kas dan setara kas pada akhir periode tercatat Rp1,68 triliun. (end)