26029612
IQPlus, (17/9) - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyampaikan keterbukaan informasi terkait rencana pengalihan saham dalam jumlah signifikan. Pemegang saham utama perseroan, Dato' Dr. Low Tuck Kwong dan Elaine Low, telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement / CSPA) dengan PT Jhonlin Baratama.
Berdasarkan surat keterbukaan informasi yang ditandatangani oleh Direktur Perseroan, Jenny Quantero dan Alastair McLeod, penandatanganan perjanjian tersebut berlangsung pada Rabu, 16 September 2026.
Dalam rincian keterbukaan informasi tersebut, rencana pengalihan saham mencakup sebanyak 10.000.000.500 (sepuluh miliar lima ratus) saham biasa PT Bayan Resources Tbk. Pelaksanaan serta penyelesaian transaksi ini nantinya bergantung pada pemenuhan beberapa kondisi pendahuluan (conditions precedent) yang telah disepakati oleh para pihak.
Apabila seluruh syarat pendahuluan telah terpenuhi dan transaksi diselesaikan secara resmi, PT Jhonlin Baratama akan secara sah memegang kepemilikan sebanyak 10.000.000.500 saham biasa di perusahaan berkode emiten BYAN tersebut.
Pihak manajemen PT Bayan Resources Tbk juga menegaskan bahwa rencana akuisisi atau pengalihan kepemilikan saham ini tidak membawa dampak negatif terhadap kelangsungan bisnis.
"Kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan," tulis Manajemen PT Bayan Resources Tbk. (end)