18230059
IQPlus, (2/7) - PT Danusa Tambang Nusantara (DTN), anak usaha PT United Tractors Tbk, menyalurkan fasilitas pinjaman bergulir (revolving loan) dengan nilai maksimum Rp900 miliar kepada PT Stargate Pacific Resources (SPR), yang juga merupakan anak usaha perseroan. Perjanjian pinjaman tersebut ditandatangani pada 29 Juni 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan United Tractors Kamis, pinjaman tersebut akan digunakan SPR untuk mendukung kebutuhan umum perusahaan. Fasilitas pinjaman dikenakan bunga sebesar INDONIA + 1,80% per tahun dengan jangka waktu sejak tanggal perjanjian hingga 31 Mei 2028.
Perseroan menjelaskan bahwa transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi karena DTN dan SPR berada dalam kelompok usaha United Tractors serta memiliki kesamaan manajemen. Presiden Direktur DTN dan SPR dijabat oleh Muliady Sutio, dengan Noviandri dan Ruli Tanio sebagai direktur. Sementara itu, Iwan Hadiantoro menjabat Presiden Komisaris dan Hendra Hutahean menjabat Komisaris di kedua perusahaan.
Menurut perseroan, pemberian pinjaman kepada SPR lebih menguntungkan bagi DTN dibandingkan menempatkan dana kas pada deposito perbankan dengan tingkat bunga yang berlaku saat ini. Di sisi lain, SPR memperoleh fasilitas pendanaan dengan proses yang lebih efisien, jangka waktu yang sesuai, serta persyaratan yang lebih lunak dibandingkan apabila memperoleh pembiayaan dari pihak ketiga, tanpa mengesampingkan prinsip kewajaran.
United Tractors menyatakan kewajaran transaksi tersebut telah didukung oleh laporan penilai independen dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan tertanggal 29 Juni 2026.
Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020 sehingga tidak memerlukan persetujuan pemegang saham independen. Selain itu, nilai transaksi tidak memenuhi ambang batas transaksi material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020, sehingga hanya memerlukan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan.(end)