21029269
IQPlus, (30/7) - PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), perusahaan jasa energi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, kembali menegaskan kontribusinya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui keberhasilan menyelesaikan operasi Survei Seismik Offshore 3D Kandawulo di wilayah perairan Selat Makassar, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Pekerjaan Survei Seismik Offshore 3D Kandawulo dengan cakupan area seluas 2.500 km2 tersebut semula ditargetkan selesai dalam 76 hari. Melalui pelaksanaan operasi yang optimal dan efektif, Elnusa berhasil menuntaskan akuisisi data hanya dalam 56 hari atau 20 hari lebih cepat dari target. Pencapaian tersebut juga membukukan 99.120 jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja.
Sebagai perusahaan jasa energi nasional yang memiliki kapabilitas geosains terintegrasi, Elnusa memegang peran penting dalam menyediakan data bawah permukaan sebagai fondasi eksplorasi migas. Kapabilitas tersebut tidak hanya mencakup akuisisi data seismik, tetapi juga pemrosesan data menggunakan metode Pre Stack Time Migration yang akan berlangsung sekitar enam bulan setelah proses akuisisi. Kapabilitas tersebut memperkuat posisi Elnusa sebagai penyedia layanan geosains terintegrasi yang mampu menghadirkan solusi end-to-end bagi kebutuhan eksplorasi migas nasional.
Dalam pelaksanaan Survei Seismik Offshore 3D Kandawulo, Elnusa memastikan setiap tahapan operasi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku. Penerapan disiplin operasional tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penyelesaian akuisisi data lebih cepat dari target sekaligus membukukan 99.120 jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja.
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo, mengatakan bahwa survei seismik merupakan tahapan yang sangat menentukan dalam rantai nilai industri hulu migas karena menghasilkan data bawah permukaan yang menjadi dasar pengambilan keputusan eksplorasi.
"Penyelesaian akuisisi data 20 hari lebih cepat dari target dengan tetap membukukan 99.120 jam kerja aman menunjukkan bahwa produktivitas, kualitas pekerjaan, dan keselamatan operasi dapat berjalan beriringan melalui penerapan standar operasional yang disiplin. Capaian ini mencerminkan kompetensi operasional Elnusa dalam menghadirkan layanan geosains yang andal melalui dukungan teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan budaya HSSE yang kuat. Ke depan, kami akan terus memperkuat kapabilitas geosains dan inovasi layanan guna mendukung peningkatan aktivitas eksplorasi migas serta ketahanan energi Indonesia yang berkelanjutan," ujar Andri.