GMFI KANTONGI RESTU PEMEGANG SAHAM JALANKAN KUASI REORGANISASI

  • Info Pasar & Berita
  • 29 Jul 2026

20926365

IQPlus, (29/7) - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), bagian dari Garuda Indonesia Group, mengantongi persetujuan pemegang saham untuk menjalankan kuasi reorganisasi sebagai langkah memperkuat struktur permodalan serta mendukung ekspansi bisnis dan pertumbuhan berkelanjutan.

"Pemegang saham menyetujui pelaksanaan kuasi reorganisasi sebagai langkah strategis perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya," kata Direktur Utama GMFI Andi Fahrurrozi dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

GMFI bagian dari Garuda Indonesia Group, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Auditorium Hanggar 4 GMF.

Andi menyebutkan persetujuan tersebut mencakup dua mata acara, yaitu pelaksanaan kuasi reorganisasi beserta pengurangan modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor penuh melalui penurunan nilai nominal saham, serta perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

RUPSLB dihadiri oleh 117.160.915.458 suara atau sebesar 93,85 persen dari total saham dengan hak suara yang sah.

Dia menuturkan kuasi reorganisasi merupakan langkah administratif dan akuntansi yang dilakukan untuk menata kembali struktur ekuitas Perseroan melalui penghapusan saldo laba negatif (retained earnings deficit) yang berasal dari akumulasi kerugian masa lalu.

Pelaksanaan kuasi reorganisasi tidak melibatkan setoran dana baru dari pemegang saham, tidak mengubah komposisi kepemilikan saham, dan tidak menimbulkan dilusi bagi pemegang saham.

Andi mengatakan pelaksanaan kuasi reorganisasi merupakan bagian dari upaya Perseroan memperkuat fondasi keuangan.

"Kuasi reorganisasi merupakan bagian dari proses penguatan struktur permodalan setelah Perseroan berhasil mencatatkan pemulihan kinerja dan profitabilitas secara konsisten beberapa tahun terakhir," ujarnya.

Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas keuangan perseroan untuk mendukung ekspansi bisnis dan pertumbuhan jangka panjang.

Ia menuturkan berdasarkan pada Laporan Keuangan Auditan Perseroan per 31 Januari 2026, saldo laba negatif perseroan tercatat sebesar 512,9 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Penghapusan saldo laba negatif tersebut akan dilakukan melalui penggunaan agio saham sebesar 299,6 juta dolar AS, selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali sebesar 1,1 juta dolar AS, serta penurunan nilai nominal saham tanpa mengurangi jumlah saham yang beredar sebesar 212,2 juta dolar AS.

Pelaksanaan kuasi reorganisasi juga telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan regulator, termasuk ketentuan mengenai profitabilitas dan prospek usaha. Perseroan berhasil membukukan laba usaha dan laba bersih selama tiga tahun berturut-turut, sebagaimana tercermin dalam laporan keuangan tahunan yang telah diaudit.

Sepanjang periode 2023-2025, GMFI mencatatkan pertumbuhan kinerja yang konsisten. Pendapatan meningkat dari 373,21 juta dolar AS pada 2023 menjadi 491,88 juta dolar AS pada 2025 atau tumbuh 31,8 persen.

Pada periode yang sama, laba operasional meningkat 118,7 persen menjadi 60,57 juta dolar AS, sementara laba bersih tumbuh 68,4 persen menjadi 33,97 juta dolar AS. Tren positif tersebut berlanjut pada kuartal I 2026 dengan laba berjalan sebesar 6,76 juta dolar AS.

Andi menambahkan kuasi reorganisasi akan menjadi landasan penting bagi perseroan untuk mempercepat berbagai inisiatif pertumbuhan.

"Dengan struktur permodalan yang lebih sehat, perseroan memiliki ruang yang lebih besar untuk memperkuat ketahanan finansial, meningkatkan daya tarik terhadap investor dan mitra strategis, serta mendukung berbagai inisiatif ekspansi yang tengah dijalankan," ucap Andi.

Ke depan, GMFI akan berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan produktivitas operasional, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penguatan kapabilitas teknologi dan transformasi digital, serta ekspansi bisnis melalui peningkatan kapasitas hanggar, penguatan segmen Defense & Government dan Industrial Solutions, hingga pengembangan lini bisnis aerostructure manufacturing.

"Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang kemitraan strategis baik di tingkat nasional maupun global," kata dia.

Kuasi reorganisasi juga diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas pendanaan dalam mendukung pengembangan kapabilitas dan kapasitas usaha, serta membuka peluang pembagian dividen kepada pemegang saham pada masa mendatang sesuai dengan kondisi keuangan, kinerja perseroan, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (end/ant)

Kembali ke Blog