28130704
IQPlus, (9/10) - Komisaris Independen Bank JTrust Indonesia, Benny Siswanto, resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya setelah menjabat selama lima tahun atau dua periode sejak 2021 hingga 2026. Keputusan ini disampaikan melalui surat resmi tertanggal 7 Oktober 2026 yang ditujukan kepada para pemegang saham dan Dewan Komisaris Bank JTrust Indonesia.
Pengunduran diri ini dilakukan seiring dengan dinamika kinerja perbankan, evaluasi regulator, serta rencana reorganisasi manajemen yang sedang berjalan di internal perseroan.
Benny mengungkapkan bahwa perjalanan Bank JTrust selama lima tahun terakhir mengalami pasang surut. Meskipun bank sempat mencatatkan peningkatan aset dan laba, perseroan mengalami kerugian pada tahun terakhir.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui hasil temuan auditnya telah merekomendasikan pembenahan manajemen guna mendorong kinerja bank agar lebih sehat, menerapkan tata kelola yang baik (governance), serta berdaya saing tinggi dalam menghadapi ketidakpastian industri perbankan ke depan.
Masa jabatan Benny sebelumnya sempat diperpanjang hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2027 atas usulan Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) karena belum tersedianya sosok pengganti.
Namun, mengingat evaluasi OJK dan pemegang saham yang menyepakati langkah reorganisasi perseroan, ia memutuskan bahwa ini saat yang tepat untuk mengakhiri masa bakturnya. Selain faktor usia yang telah menginjak 67 tahun, Benny menilai bank memerlukan jajaran komisaris yang lebih muda, enerjik, dan adaptif (agile).
Saat ini, calon pengganti posisi Komisaris Independen dilaporkan telah diperoleh dari kalangan mantan pejabat OJK dan dipastikan telah lolos proses seleksi. Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) Bank JTrust Indonesia pun telah menerima permohonan pengunduran diri Benny beserta usulan nama pengganti yang selanjutnya akan diajukan kepada OJK dan disahkan dalam rapat mendatang.
Langkah penyegaran struktur kepengurusan ini akan diformalisasikan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026. Pergantian Komisaris dan Direktur menjadi salah satu agenda utama dalam rapat tersebut.
Menutup keterangannya, Benny menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama menjalankan tugas dan berharap Bank JTrust Indonesia terus berkembang menjadi salah satu bank terkemuka di tanah air. (end)