KEMENDAG SEDIAKAN PROGRAM DISKON RITEL UNTUK JAGA DAYA BELI

  • Info Pasar & Berita
  • 10 Jul 2026

19025671

IQPlus, (10/7) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyediakan program diskon di beberapa pusat perbelanjaan dan departement store untuk menjaga daya beli warga terhadap produk dalam negeri.

"Terkait dengan indeks keyakinan konsumen (IKK), makanya kenapa kami membuat program-program diskon di department store sebagai salah satu cara bagaimana merangsang pertumbuhan atau daya beli terhadap produk-produk domestik," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia (RI) Budi Santoso di Trans Studio Mal Cibubur, Kamis.

Upaya tersebut menyusul hasi Survei Konsumen Bank Indonesia yang menunjukkan IKK pada Juni 2026 ke level 117.

Program diskon tersebut seperti program Belanja di Indonesia Aja (BINA) pada momentum menjelang Hari Raya Idul Fitri, Idul Mubarak, Merdeka Madness yang dilakukan oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Selain itu, Budi menilai, permintaan masyarakat terhadap produk fesyen dalam negeri masih menunjukkan tren positif, yakni meningkat sebesar 4,3 persen.

"Sekarang ini sebenarnya banyak porsi produk dalam negeri 60 persen. Pertama karena kualitasnya, tapi mungkin juga karena permintaan produk dalam negeri terus meningkat ya," ujar Budi.

Sementara itu, Presiden Komisaris Metro Department Store Anita Ratnasari Tanjung menyebut, minat masyarakat terhadap produk UMKM lokal terus meningkat.

Pelaku UMKM kini semakin inovatif dan mampu mengikuti perkembangan tren pasar sesuai kebutuhan kalangan milenial dan generasi Z.

"Produk UMKM terutama lokal dari Indonesia sekarang sangat banyak diminati ya, karena mereka tentu saja kreatif, inovatif dan sesuai dengan demand (permintaan). Jadi mereka ini juga aktif dengan program digitalisasi juga. Jadi sesuai dengan kebutuhan anak-anak muda," jelas Budi.

Adapun Metro Departement Store saat ini sudah mengalokasikan sekitar 60 persen ruang penjualan untuk produk dalam negeri. Semua produk termasuk fesyen dipastikan sudah lolos proses kurasi.

Selain itu, Metro terus memperluas jaringan bisnis dari Jakarta hingga ke Karawang, Bandung, Depok, Surabaya, Solo, Makasar, dan Manado.

Anita berharap, kolaborasi pemerintah, Metro, dan pelaku UMKM dapat terus berjalan sehingga semakin banyak produk lokasi yang berkembang dan menjadi inovatif serta kreatif. (end)

Kembali ke Blog