09850433
IQPlus,(9/4) - Produsen mobil Korea Selatan, Kia Corp membuka rencana baru untuk meningkatkan investasinya sebesar 30% selama empat tahun ke depan untuk mendorong elektrifikasi kendaraan, perangkat lunak, dan bisnis baru lainnya, menurut presentasi investor pada hari Kamis.
Perusahaan berencana untuk meningkatkan investasinya menjadi 41,4 triliun won ($27,95 miliar) dari tahun 2026 hingga 2029, katanya.
Presentasi tersebut juga menunjukkan bahwa Kia memangkas target penjualan kendaraan listriknya untuk tahun 2030 sekitar 20% menjadi 1 juta unit, yang mencerminkan permintaan yang lebih lemah dan penghapusan subsidi kendaraan listrik di AS tahun lalu.
Saham produsen mobil tersebut merosot, diperdagangkan turun 4,2% setelah sebelumnya naik hingga 2,5%. Kia juga mengatakan pihaknya berencana untuk memperkenalkan versi uji coba dari apa yang disebut kendaraan berbasis perangkat lunak (software-defined vehicles/SDV) pada akhir tahun 2027, yang akan menandai penundaan satu tahun. Hyundai Motor Group telah mempromosikan SDV, yang memungkinkan kendaraan untuk terus meningkatkan fitur dan fungsi serupa dengan kendaraan Tesla.
Kia juga mengatakan pihaknya berencana untuk meluncurkan model yang dilengkapi dengan teknologi pengemudian semi-otomatis untuk jalan raya dan lingkungan mengemudi perkotaan pada awal tahun 2029, diikuti oleh model taksi robot otonom sepenuhnya pada tahun 2030.
Kia bergabung dengan perusahaan saudara Hyundai Motor dalam mengungkap rencana untuk mengerahkan robot humanoid Atlas yang dikembangkan oleh Boston Dynamics. Mereka akan menggunakan robot-robot tersebut di sebuah pabrik di negara bagian Georgia, AS, mulai tahun 2029.
Hyundai berencana menggunakan robot-robot tersebut di pabrik baru di Savannah, Georgia, mulai tahun 2028 dan telah menyatakan bahwa mereka bertujuan untuk membangun pabrik yang mampu memproduksi 30.000 robot setiap tahunnya pada saat itu. (end/Reuters)