KOSPI PECAH REKOR MESKI INDEKS ASIA-PASIFIK BERAGAM SENIN PAGI

  • Info Pasar & Berita
  • 11 Mei 2026

13026974

IQPlus, (11/5) - Indeks Kospi Korea Selatan dibuka pada rekor baru Senin, memimpin kenaikan di pasar Asia-Pasifik di tengah kenaikan harga minyak dan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.

Sentimen investor tetap waspada setelah Presiden Donald Trump menolak proposal terbaru Teheran untuk mengakhiri perang.

Iran mengajukan proposal baru kepada negosiator AS yang berfokus pada pengakhiran konflik Timur Tengah. Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, mengatakan bahwa tawaran balasan tersebut menyerukan pengakhiran perang di semua lini dan pencabutan sanksi terhadap Teheran, mengutip sumber yang mengetahui informasi tersebut.

Namun, Trump mengatakan dia tidak menyukai tanggapan Iran dan menyebutnya "SAMA SEKALI TIDAK DAPAT DITERIMA!" dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa perang dengan Iran "belum berakhir," karena AS dan Israel masih berupaya untuk mengekang ambisi nuklir Teheran.

Komentar Netanyahu muncul menjelang kunjungan Trump ke China akhir pekan ini, di mana ia diperkirakan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping. Perang dan penutupan Selat Hormuz oleh Iran setelahnya telah menyebabkan lonjakan biaya energi global dan menaikkan harga gas secara tajam di AS.

Indeks Kospi Korea Selatan dibuka naik 3,67% ke rekor baru, sementara indeks Kosdaq untuk perusahaan berkapitalisasi kecil sedikit lebih tinggi. Indeks Nikkei 225 Jepang bertambah 0,81%, sedangkan Topix naik 0,32%.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,71%.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.250, lebih rendah dari penutupan terakhir indeks di 26.393,71. (end/CNBC)

Kembali ke Blog