02524047
IQPlus (26/1) - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menegaskan komitmennya dalam memperkuat posisi Kawasan Industri Krakatau (KIK) sebagai episentrum atau pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan mengatakan melalui gelaran Krakatau Industrial Business Gathering 2026 langkah strategis tersebut diambil guna menangkap peluang investasi global dan mendorong transformasi kawasan menuju kawasan ekonomi khusus (KEK).
"Sebagai tuan rumah kawasan industri, Krakatau Steel Group akan terus memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan kemudahan berinvestasi bagi tenant dan investor. Kolaborasi adalah kunci membangun kawasan industri yang kompetitif," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Sejalan dengan pesan Presiden Prabowo pada World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, mengenai pentingnya stabilitas dan ekosistem industri yang kuat, lanjutnya, perusahaan berkomitmen tidak hanya memperkuat bisnis inti baja, tetapi juga membangun ekosistem industri terpadu yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
"Semangat Krakatau Steel untuk go global semakin nyata. Setelah bermitra strategis dengan Korea Selatan dan Jepang, kini investor asal Tiongkok telah bergabung membangun fasilitas bijih plastik di Cilegon," katanya.
Dalam waktu dekat, tambah Akbar, yang juga Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) itu, investasi pabrik EV truck dan proyek strategis lainnya akan segera menyusul.
Dikatakannya, forum Krakatau Industrial Business Gathering 2026 merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem kawasan industri yang berdaya saing, adaptif terhadap dinamika global, dan memperkuat kolaborasi untuk menangkap peluang investasi baru.
Krakatau Steel, menurut dia, secara aktif mendorong transformasi Kawasan Industri Krakatau menuju kawasan ekonomi khusus (KEK).
Status KEK ini diyakini akan memberikan insentif fiskal, kemudahan perpajakan, fasilitas kepabeanan, serta penyederhanaan perizinan yang signifikan bagi investor.
"Melalui penguatan infrastruktur manufaktur terintegrasi ini, Krakatau Steel Group berperan aktif mendukung agenda Astacita Presiden Prabowo Subianto, sebagai upaya transformasi struktur ekonomi Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan kompetitif di tingkat global," ujar Akbar. (end/ant)