30257260
IQPlus, (30/10) - PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS), perusahaan penyedia jasa logistik dan transportasi laut di Indonesia, mencatatkan pendapatan Rp221,11 miliar pada kuartal III 2026, meningkat 5,57% dibandingkan Rp209,45 miliar pada kuartal II. Capaian ini melanjutkan pertumbuhan pendapatan dari Rp162,90 miliar pada kuartal I, sekaligus menandai peningkatan selama dua kuartal berturut-turut.
Secara kumulatif, HIS membukukan pendapatan Rp593,46 miliar dan laba bersih konsolidasian Rp20,35 miliar sepanjang Januari-September 2026 . Dari sisi operasional, volume kargo yang diangkut pada kuartal III 2026 mencapai 2,67 juta metrik ton (MT), naik 1 2,95% dibandingkan 2,36 juta MT pada kuartal sebelumnya. Kargo grup berkontribusi sebesar 75 ,43% terhadap volume angkutan kuartal III, sementara kargo nongrup menyumbang 2 4,57%.
Pencapaian tersebut berlangsung di tengah tekanan harga bahan bakar yang menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan biaya operasional. Untuk menjaga kelancaran kegiatan pengangkutan, HIS terus mengevaluasi sumber pasokan bahan bakar yang andal dan komp etitif, dengan fokus pada keamanan pasokan serta ketepatan pemenuhan kebutuhan armada. Langkah ini diarahkan untuk mengendalikan biaya sekaligus menjaga kesinambungan operasional dan layanan kepada pelanggan.
HIS terus menjalankan pengendalian beban umum dan administrasi, yang pada periode Januari-September 2026 turun 23,79% menjadi Rp47,84 miliar dari Rp62,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya . Rasio beban umum dan administrasi terhadap pendapatan turut membaik menjadi 8,06%, dari sebelumnya 9,49%.
"Peningkatan pendapatan dan volume angkutan menjadi dasar untuk melanjutkan perbaikan. Fokus kami adalah memperkuat kontribusinya terhadap profitabilitas melalui evaluasi biaya pengangkutan, optimalisasi armada, dan pengelolaan rute, dengan tetap menjaga keselamatan serta keandalan layanan," ujar Direktur Keuangan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk , Rickie dalam keterangan Jumat.
Dari sisi keuangan, HIS menghasilkan arus kas operasi positif Rp124,90 miliar sepanjang Januari-September 2026 , dibandingkan Rp146,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Arus kas operasi yang tetap positif memberikan kontribusi bagi pemenuhan kebutuhan operasional dan investasi Perseroan.
Periode kuartal III, penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp264,82 miliar, meningkat 2,85% dibandingkan Rp257,47 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, saldo piutang usaha neto pada akhir September tercatat Rp170,98 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp195,24 miliar pada akhir Juni 2026.
Kas dan setara kas Perseroan mencapai Rp109,19 miliar pada akhir September 2026, meningkat 29,51% dibandingkan Rp84,32 miliar pada akhir Juni. Perubahan posisi kas tersebut mencerminkan keseluruhan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan Perseroan, termasuk penerimaan pinjaman bank.
"Pengelolaan keuangan kami diarahkan untuk menjaga ketersediaan dana bagi operasional, memenuhi kewajiban, dan mendukung investasi secara terukur. Kami terus mencermati keseimbangan antara kas yang dihasilkan dari kegiatan usaha, kebutuhan investasi, serta penggunaan pendanaan," jelas Rickie.
HIS juga melanjutkan pengembangan kapasitas layanan melalui pembangunan loading facility (FLF) oleh entitas anak dan perusahaan patunganfloating , yang mencapai progress konstruksi 83,35% pada akhir September 2026. Penyelesaian konstruksi diperkirakan pada 2026.
Sepanjang Januari September 2026, penambahan aset dalam penyelesaian untuk FLF tercatat Rp139,45 miliar, sementara penambahan aset kapal mencapai Rp68,68 miliar. Pengembangan ini diarahkan untuk memperluas layanan logistik maritim terintegrasi dan membuka peluang pendapatan baru setelah fasilitas siap beroperasi. (end)