13831432
IQPlus, (19/5) - PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA) berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui pembelian kembali saham Perseroan (buyback).
Ivan Darwin Corporate Secretary MAHA dalam keterangan tertulisnya Senin (18/5) menuturkan bahwa Biaya yang akan dikeluarkan atas pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan adalah sebanyak-banyaknya Rp153,6 miliar termasuk biaya-biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan pembelian kembali saham.
Sementara itu jumlah lembar saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari modal disetor dalam Perseroan dan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor dengan harga saham yang diatur sesuai dengan ketentuan POJK No. 29 Tahun 2023.
Pelaksanaan pembelian kembali saham tidak mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak memberikan dampak atas biaya pembiayaan Perseroan mengingat dana yang digunakan adalah dana internal Perseroan yang berasal dari laba ditahan.
MAHA meyakini bahwa pelaksanaan aksi korporasi ini tidak akan berdampak material terhadap proforma laba per saham sebab Pembelian Kembali Saham tidak berhubungan langsung dengan kegiatan operasional Perseroan dan akan digelar melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan untuk itu Perseroan akan menggunakan jasa dan perantara pedagang efek.
Pembelian kembali saham diharapkan dapat meningkatkan keyakinan kepada para investor atas nilai fundamental Perseroan. Pembelian kembali atas saham Perseroan dan memberikan fleksibilitas dalam hal pengelolaan modal jangka panjang, di mana saham treasury dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika Perseroan memerlukan penambahan modal.
Ivan menambahkan MAHA akan meminta persetujuan dalam RUPST yang akan digelar pada tanggal 22 Mei 2026. (end)