MENUJU RAKSASA AI INFRASTRUCTURE! DOOH SIAPKAN 4 AKSI KORPORASI

  • Info Pasar & Berita
  • 02 Okt 2026

27426546

IQPlus, (2/10) - PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) secara resmi mengumumkan rencana transformasi bisnis strategis dari perusahaan periklanan digital menjadi penyedia infrastruktur ekosistem kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) terpadu di Indonesia, di bawah kendali pemegang saham pengendali baru Perseroan, PT Sinergi Internasional Investama (SII).

Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, Perseroan melalui entitas anaknya, PT Cakrawala Nexus Investama (CNI), merencanakan pengambilalihan 29,88% saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dari PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara.

Rencana akuisisi ini meliputi pembelian sebanyak 6,685 miliar lembar saham INET dengan harga Rp300 per saham, sehingga nilai keseluruhan transaksi mencapai Rp2,005 triliun.

Berdasarkan nilainya, rencana akuisisi saham INET tersebut merupakan Transaksi Material yang nilainya melebihi 50% dari ekuitas Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, yakni setara dengan 647,90% dari total ekuitas konsolidasian Perseroan per 30 Juni 2026. Oleh karena itu, transaksi ini wajib memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan.

Integrasi jaringan dan kapabilitas INET ke dalam ekosistem Perseroan ditujukan untuk memperkuat lima pilar usaha utama, yaitu AI Data Center, High-Speed Connectivity, Inland Fiber Optic Backbone, Submarine Fiber Optic Backbone, serta Green Energy melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Untuk mendukung pelaksanaan rencana ekspansi tersebut, Perseroan bersama pemegang saham pengendali barunya menyiapkan empat aksi korporasi utama yang saling berkaitan dan disusun secara terstruktur, sebagai berikut:

1. Fasilitas Pinjaman

Pemegang Saham Perolehan fasilitas pinjaman pemegang saham (shareholder loan) dari SII dengan plafon hingga Rp5 triliun, jangka waktu 10 tahun, dan tingkat bunga 7,50% per tahun. Pencairan tahap awal sebesar Rp2 triliun dialokasikan untuk membiayai pengambilalihan saham INET.

2. Perubahan Penggunaan Dana Hasil IPO

Pengalihan sisa dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) sebesar Rp120 miliar menjadi setoran modal kepada CNI guna mendukung pendanaan akuisisi.

3 PMHMETD I (Rights Issue)

Rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) sebanyakbanyaknya 154,77 miliar saham baru, yang disertai dengan penerbitan Waran Seri II.

4 Restrukturisasi dan Tata Kelola

Perubahan nama Perseroan, perubahan alamat kedudukan, penyesuaian maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dengan KBLI 2025, perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, serta peningkatan modal dasar.

Seluruh rangkaian aksi korporasi tersebut akan dimintakan persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada Senin, 9 November 2026.

Pelaksanaan rencana transaksi dan aksi korporasi sebagaimana diuraikan di atas tunduk pada diperolehnya persetujuan RUPSLB Perseroan serta pemenuhan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal. (end)


Kembali ke Blog