20933996
IQPlus, (29/7) - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC Indonesia) secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk mengambil alih 20,00 persen saham PT Great Eastern Life Indonesia (GELI) dengan nilai transaksi mencapai Rp201,88 miliar. Langkah aksi korporasi ini dilakukan dalam rangka pembentukan struktur Konglomerasi Keuangan OCBC Group di Indonesia guna mematuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai Konglomerasi Keuangan.
Melalui pengambilalihan ini, OCBC Indonesia akan bertindak sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK). Sementara itu, posisi operasional GELI akan ditetapkan sebagai anggota dalam Konglomerasi Keuangan tersebut.
Proses akuisisi ini akan dilaksanakan melalui mekanisme reklasifikasi kepemilikan saham GELI menjadi tiga klasifikasi baru, yaitu Saham Seri A, Saham Seri B, dan Saham Seri C. Melalui mekanisme tersebut, OCBC Indonesia akan menguasai kepemilikan atas Saham Seri A yang berstatus sebagai saham istimewa.
Meskipun secara persentase hanya memegang 20 persen kepemilikan, penguasaan atas Saham Seri A tersebut memberikan hak pengendalian penuh secara efektif kepada OCBC Indonesia. Hak istimewa ini mencakup kewenangan untuk mengendalikan, mengonsolidasikan, mengambil alih tanggung jawab atas aktivitas konglomerasi, serta mengarahkan kebijakan strategis perusahaan GELI.
Di sisi lain, The Great Eastern Life Assurance Company Limited yang berbasis di Singapura tetap berstatus sebagai pemegang saham mayoritas GELI dengan porsi kepemilikan sebesar 80,00 persen. Porsi saham mayoritas tersebut nantinya akan terbagi ke dalam klasifikasi Saham Seri B dan Saham Seri C.
Penetapan harga transaksi sebesar Rp201,88 miliar tersebut telah didasarkan pada hasil penilaian secara independen oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto & Rekan. Pihak manajemen bank menegaskan bahwa transaksi restrukturisasi internal ini sepenuhnya didanai dari kas internal perseroan serta dipastikan tidak akan memengaruhi hak maupun status ketenagakerjaan karyawan GELI saat ini.
Pengumuman ringkasan rancangan pengambilalihan ini secara resmi dipublikasikan pada tanggal 29 Juli 2026. Pihak kreditur atau pihak-pihak berkepentingan yang merasa keberatan diberikan batas waktu selambat-lambatnya pada 12 Agustus 2026 untuk mengajukan sanggahannya kepada perseroan, sebelum dilanjutkannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan penandatanganan Akta Pengambilalihan pada September 2026 mendatang. (end)