20725809
IQPlus, (27/7) - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi menerbitkan surat utang berdenominasi yuan, Panda Bond, senilai 7 miliar yuan atau setara sekitar 1,033 miliar dolar AS.
Panda Bond diterbitkan dalam dua seri, yakni seri RICNY0729 dengan tenor 3 tahun, dan seri RICNY0731 dengan tenor 5 tahun.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menerangkan bahwa seri RICNY0729 diterbitkan senilai 5,6 miliar yuan dengan kupon sebesar 1,90 persen dan akan jatuh tempo pada 30 Juli 2029.
Sementara, seri RICNY0731 diterbitkan senilai 1,4 miliar yuan dengan kupon 2,19 persen dan jatuh tempo pada 30 Juli 2031.
Kedua seri tersebut memiliki tanggal penetapan harga (pricing) pada 23 Juli 2026 dan dijadwalkan setel (settlement) pada 30 Juli 2026 atau T+5.
DJPPR menyampaikan bahwa penerbitan perdana Panda Bond Indonesia mendapat respons positif dari investor di pasar domestik China. Total permintaan investor (peak orderbook) mencapai sekitar 17 miliar yuan, sehingga mencatatkan rasio bid-to-cover sebesar 2,4 kali.
"Besarnya permintaan investor memungkinkan Pemerintah memperoleh biaya pendanaan yang efisien melalui penetapan tingkat imbal hasil (yield) yang kompetitif," tulis DJPPR.
DJPPR menilai tingginya permintaan investor dan tingkat imbal hasil yang kompetitif itu mencerminkan kuatnya kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan kredibilitas pengelolaan fiskal pemerintah. (end/ant)