PENDAPATAN TURUN, PRDL CATAT RUGI HINGGA JUNI 2026

  • Info Pasar & Berita
  • 03 Agt 2026

21432476

IQPlus, (3/8) - PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) membukukan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp13,70 miliar pada semester I-2026, turun 51,89% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp28,48 miliar.

Seiring penurunan pendapatan, beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi Rp9,19 miliar dari Rp9,56 miliar pada semester I-2025. Namun, penurunan beban tersebut belum mampu mengimbangi pelemahan penjualan sehingga laba bruto anjlok menjadi Rp4,51 miliar, dibandingkan Rp18,92 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Di sisi operasional, Perseroan mencatat beban usaha sebesar Rp11,85 miliar, meningkat dari Rp9,19 miliar pada semester I-2025. Kondisi ini membuat PRDL membalikkan kinerja dari laba usaha Rp8,32 miliar pada semester I-2025 menjadi rugi usaha Rp7,60 miliar pada semester I-2026.

Setelah memperhitungkan pendapatan keuangan sebesar Rp23,61 juta, beban keuangan Rp1,35 miliar, serta manfaat pajak penghasilan sebesar Rp84,07 juta, Perseroan membukukan rugi sebelum pajak Rp8,92 miliar, berbalik dari laba sebelum pajak Rp7,05 miliar pada semester I-2025.

Dengan demikian, PRDL mencatat rugi tahun berjalan sebesar Rp8,84 miliar, berbalik dari laba Rp5,31 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan perubahan kinerja tersebut, rugi per saham dasar tercatat sebesar Rp7,25 per saham, dibandingkan laba per saham Rp4,36 pada semester I-2025.

Dari sisi neraca, hingga 30 Juni 2026 total aset Perseroan tercatat sebesar Rp186,25 miliar, turun sekitar 4,21% dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp194,43 miliar.

Sementara itu, total liabilitas meningkat tipis menjadi Rp112,03 miliar dari Rp111,37 miliar pada akhir 2025. Adapun total ekuitas turun menjadi Rp74,22 miliar dari Rp83,06 miliar, sejalan dengan rugi yang dibukukan selama periode berjalan. (end)

Kembali ke Blog