20726036
IQPlus, (27/7) - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menandatangani perjanjian fasilitasi perdagangan (Trade Facility Agreement) dengan PT Bank Mizuho Indonesia berupa fasilitas kredit nontunai dengan plafon hingga 75 juta dolar AS yang diberikan tanpa agunan.
"Fasilitas ini akan mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan proyek PGE ke depan, sekaligus menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan," kata Direktur Keuangan PGE Fransetya Hutabarat dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, fasilitas yang diberikan Bank Mizuho Indonesia mencerminkan tingkat kepercayaan tinggi terhadap profil risiko dan kinerja keuangan PGE.
Fasilitas tersebut lanjut dia, merupakan fasilitas pinjaman dan trade tanpa komitmen (omnibus facility) yang mencakup fasilitas Bank Garansi, Standby Letter of Credit (SBLC), Letter of Credit (L/C) Impor, Account Payable Financing (APF), serta fasilitas pinjaman berulang (revolving loan facility). Kehadiran fasilitas ini akan mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan proyek panas bumi PGE.
Fransetya percaya bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendanaan perusahaan sekaligus memperkuat fleksibilitas pembiayaan untuk mendukung agenda pertumbuhan jangka panjang.
"Kami mengapresiasi kepercayaan dan dukungan Bank Mizuho Indonesia melalui fasilitas ini. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dan bersama-sama mendorong percepatan transisi energi menuju Net Zero Emission di Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Marketing PT Bank Mizuho Indonesia Heru Gautama Hatman mengatakan, kerja sama ini merupakan wujud komitmen perusahaannya dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi jangka panjang dengan PGE.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan PGE. Kami berharap kerja sama ini bukan hanya menjadi fasilitas pembiayaan semata, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap ambisi PGE untuk menjadi salah satu contoh pengembangan panas bumi, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di dunia," ucapnya.
Kerja sama dengan Bank Mizuho Indonesia, yang merupakan bagian dari salah satu grup jasa keuangan terbesar di Jepang, turut memperkuat ekosistem pendanaan hijau PGE yang sebelumnya telah didukung berbagai sumber pembiayaan, termasuk instrumen pendanaan berkelanjutan dan kerja sama dengan berbagai lembaga keuangan internasional.
Sebagai world-leading geothermal producer sekaligus geothermal centre of excellence, PGE terus mengedepankan strategi pendanaan yang sehat dan prudent untuk memastikan keberlanjutan investasi pada proyek-proyek pengembangan panas bumi.
Melalui kolaborasi dengan berbagai institusi keuangan internasional, Perseroan memperkuat fondasi pendanaan guna mendukung target kapasitas terpasang yang dikelola mandiri mencapai 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan meningkat menjadi 1,8 GW pada 2034.
Upaya tersebut memperkuat kontribusi PGE dalam mempercepat pengembangan panas bumi nasional sekaligus mendukung ketahanan dan swasembada energi Indonesia memasuki abad kedua pengembangan panas bumi. (end)