26524992
IQPlus, (23/9) - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, terus memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor komersial dan pelayanan publik, termasuk fasilitas kesehatan, untuk mendukung efisiensi energi sekaligus operasional yang lebih ramah lingkungan.
Area Head PGN Semarang Sugianto Eko Cahyono mengatakan sektor kesehatan menjadi salah satu sektor yang memiliki kebutuhan energi tinggi dengan karakteristik operasional yang membutuhkan keandalan dan kontinuitas pasokan.
"Sektor kesehatan memiliki karakteristik kebutuhan energi yang menuntut keandalan tinggi dan kontinuitas pasokan," ujar Sugianto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.
Salah satu implementasi pemanfaatan gas bumi tersebut terdapat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta.
Di rumah sakit tersebut, gas bumi dimanfaatkan untuk mendukung dua kebutuhan operasional utama yang berlangsung setiap hari, yakni pengoperasian ketel uap atau boiler untuk kegiatan central sterile supply department (CSSD) atau sterilisasi dan laundry, serta kebutuhan dapur rumah sakit.
Pasokan gas bumi ke RSUP Sardjito dipenuhi melalui skema CNG Clustering dari fasilitas pressure regulating system (PRS), dengan sumber pasokan dari Semarang, Jateng.
Saat ini, volume pemakaian gas bumi di RSUP Sardjito mencapai sekitar 25.000 hingga 30.000 meter kubik per bulan.
Pemanfaatan gas bumi tersebut turut memberikan dampak terhadap efisiensi biaya operasional rumah sakit.
Teknisi Pemeliharaan RSUP Sardjito Arismantoro mengatakan penggunaan gas bumi memberikan penghematan biaya yang signifikan dibandingkan sumber energi yang digunakan sebelumnya.
"Selama menggunakan gas bumi, efisiensi yang kami rasakan cukup signifikan, dengan rata-rata penghematan biaya mencapai 75 persen dibandingkan saat menggunakan energi sebelumnya," ujar Arismantoro.
Selain efisiensi biaya, penggunaan gas bumi juga mendukung upaya rumah sakit menjalankan operasional yang lebih ramah lingkungan.
Karakteristik gas bumi yang menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan sejumlah bahan bakar fosil lainnya turut mendukung penerapan aspek lingkungan dan prinsip keberlanjutan di rumah sakit.
Dari sisi keandalan, PGN juga memastikan pasokan gas bumi dapat memenuhi kebutuhan operasional RSUP Sardjito.
Hal tersebut penting mengingat berbagai fasilitas rumah sakit harus beroperasi secara berkelanjutan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Sugianto mengatakan PGN melakukan pemeliharaan fasilitas penyaluran secara berkala untuk menjaga keamanan dan keandalan pasokan gas bumi kepada pelanggan.
"PGN menjaga keandalan dan keamanan layanan gas bumi kepada pelanggan. Kami melakukan pemeliharaan secara rutin untuk memastikan sistem tetap beroperasi secara optimal serta siap merespons apabila terdapat kendala. Untuk RSUP Sardjito, kami terus menjaga agar pasokan gas bumi tersedia secara andal sesuai kebutuhan operasional rumah sakit," ujarnya. (end/ant)