29949255
IQPlus, (27/10) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencetak 41.824 tenaga kerja konstruksi dalam rangka memperkuat sumber daya manusia atau SDM infrastruktur berkualitas.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan dengan program sertifikasi tenaga konstruksi, para pekerja diharapkan mampu bekerja lebih profesional, efisien, dan aman dalam mendukung Asta Cita melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas.
"Asta Cita juga menugaskan kami untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Karena itu, bagi kami, pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, tapi 'kendaraan' (yang) kuat untuk menggerakkan ekonomi rakyat," kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Kementerian PU terus memperkuat kualitas sumber daya manusia konstruksi untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang andal, aman, dan berkelanjutan. Hingga 22 Oktober 2026, kementerian melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi (DJBK) mencatat capaian pemberian sertifikasi terhadap 41.824 tenaga kerja konstruksi (TKK) di seluruh Indonesia.
Program sertifikasi secara berkelanjutan ini dilaksanakan oleh tujuh Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) serta kerja sama dengan berbagai mitra DJBK. Pembinaan dilakukan untuk memastikan tenaga kerja konstruksi memiliki kompetensi sesuai jenjang dan bidang keahlian, sehingga siap menghadapi dinamika industri konstruksi yang terus berkembang.
Berdasarkan wilayah pelaksanaannya, BJKW IV Surabaya mencatat jumlah pembinaan terbesar dengan 14.288 tenaga kerja, disusul BJKW III Jakarta sebanyak 6.872 tenaga kerja dan BJKW VI Makassar sebanyak 6.691 tenaga kerja. (end/ant)