21027907
IQPlus, (30/7) - PT Vale Indonesia Tbk membukukan kinerja yang jauh lebih kuat pada semester pertama 2026. Perseroan mencatat laba periode berjalan sebesar USD104,377 juta, melonjak sekitar 313% dibandingkan laba sebesar USD25,248 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan menjadi USD543,068 juta dari USD426,739 juta pada semester I-2025. Seiring kenaikan penjualan dan efisiensi biaya produksi, laba bruto meningkat menjadi USD152,286 juta, jauh di atas capaian USD30,159 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja operasional juga menunjukkan perbaikan signifikan. Laba usaha tercatat USD134,141 juta, meningkat tajam dibandingkan USD6,220 juta pada semester I-2025. Di sisi lain, Perseroan membukukan pendapatan lainnya sebesar USD12,770 juta, sementara beban lainnya mencapai USD2,539 juta dan beban pajak penghasilan sebesar USD29,479 juta.
Dari sisi neraca, total aset PT Vale per 30 Juni 2026 mencapai USD3,383 miliar, naik dari USD3,346 miliar pada akhir 2025. Total liabilitas turun menjadi USD552,00 juta dari USD570,771 juta, sedangkan total ekuitas meningkat menjadi US$2,831 miliar dibandingkan USD2,775 miliar pada 31 Desember 2025.
Arus kas dari aktivitas operasi menghasilkan kas bersih sebesar USD38,400 juta. Sementara itu, aktivitas investasi mencatat arus kas keluar bersih sebesar USD254,522 juta, terutama untuk belanja aset tetap, sedangkan aktivitas pendanaan mencatat arus kas keluar bersih USD48,487 juta, termasuk pembayaran dividen sebesar USD45,638 juta.
Perseroan juga melaporkan jumlah penghasilan komprehensif periode berjalan sebesar USD100,427 juta, setelah memperhitungkan rugi komprehensif lain sebesar USD3,950 juta akibat selisih kurs penjabaran laporan keuangan entitas asosiasi.
Sebelumnya, PT Vale menyampaikan telah mencatat penjualan lebih dari 2 juta ton bijih nikel selama semester pertama 2026, yang turut mendukung peningkatan kinerja keuangan Perseroan. (end)