WASKITA KARYA GARAP PROYEK STRATEGIS KLHK

  • Info Pasar & Berita
  • 07 Jul 2025

18746922

IQPlus, (7/7) - PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali dipercaya untuk menggarap proyek strategis milik pemerintah.

Perseroan resmi memulai pekerjaan Jasa Rancang Bangun Penyediaan Barang Pengganti Milik Negara milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang ditandai dengan seremoni groundbreaking di Kantor Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) KLHK, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, didampingi Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko.

Turut hadir dalam acara ini Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, Vice President Asset Infrastructure PT Pertamina (Persero) Natalia, serta Direktur Utama PT Patra Jasa Ray S.M. Daulay.

Melalui proyek ini, Waskita akan merenovasi dan membangun total 14 gedung KLHK yang tersebar di sembilan lokasi strategis di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Di Sulawesi Selatan, terdapat tiga proyek yang akan dikerjakan: pembangunan Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) di Maros, Gedung Kantor Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK), serta Mess BPPHLHK di Makassar.

Di Kalimantan Timur, Waskita akan membangun dua gedung, yakni Pusat Keanekaragaman Hayati dan Plasma Nutfah Nusantara (PHKPNN) di Mentawir serta Kantor P3E di Balikpapan.

Sementara di Sumatera Selatan, proyek yang akan dikerjakan mencakup Gedung Kantor Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah V Palembang dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) di Bangka Belitung.

Tak ketinggalan, Waskita juga dipercaya merenovasi empat bangunan di Bali, termasuk Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Gianyar, Rumah Dinas Tukad Batanghari, Rumah Dinas Tukad Balian, dan Rumah Dinas D.Gedong Residence.

Di Jakarta, ada tiga proyek renovasi lainnya: Rumah Serbaguna Patra Kuningan di Jalan Dukuh Patra, Rumah Serbaguna Patra Kuningan di Jaya Mandala, serta Rumah Negara di Cibubur.

Ari Asmoko menyebutkan bahwa seluruh proyek tersebut ditargetkan rampung dalam waktu lima hingga enam bulan, dengan total nilai kontrak sebesar Rp100,35 miliar.

"Waskita Karya merasa bangga karena dapat kembali mengerjakan proyek kantor kementerian. Pembangunan ini menjadi salah satu wujud kontribusi Perseroan dalam mendukung kinerja pemerintah," ujar Ari dalam keterangan resmi, Sabtu (5/7/2025). (end)


Kembali ke Blog