Alasan Investor Andal Selalu Cek EPS Ketika Berinvestasi Saham

  • Artikel Edukasi
  • 24 Nov 2025

Halo Sobat Genvest!

Jika kamu baru terjun ke dunia investasi saham, ada satu angka yang sering menjadi bahan pembicaraan para analis atau investor: EPS atau Earnings Per Share. Banyak investor menjadikannya salah satu benchmark utama sebelum membeli saham. Kenapa? Karena angka ini bukanlah sekedar statistik, melainkan petunjuk yang mengungkap seberapa besar keuntungan yang diperoleh dari setiap lembar saham yang dimiliki. Pada edisi kali ini, kami akan mengulik konsep ini dengan cara yang sederhana agar kamu bisa memahami mengapa EPS adalah salah satu kunci dalam menilai kesehatan sebuah perusahaan.

Memahami EPS dengan Analogi Sederhana

Bayangkan sebuah perusahaan seperti sebuah pizza yang utuh. Setiap lembar saham yang dimiliki adalah satu potongan pizza dari pizza yang utuh tersebut.

Nah, EPS memberitahumu berapa banyak “keuntungan” yang dihasilkan oleh potongan pizza milikmu.

Sederhananya:                            

  • Perusahaan = Pizza utuh
  • 1 Saham = 1 Potongan pizza
  • EPS = Keuntungan per potong pizza

EPS dihitung dengan membagi total laba bersih perusahaan (net income) dengan jumlah saham yang beredar di pasar.

Formula EPS:

EPS = Net Income / Jumlah Saham Beredar

Contoh Perhitungan EPS

Mari kita gunakan contoh sederhana untuk memperjelas:

Perusahaan X memiliki laba bersih (net income) tahun 2024 sebesar Rp 10 miliar, dan jumlah saham beredar sebesar 100 juta lembar saham.

EPS = Rp 10,000,000,000 / 100,000,000 lembar saham

EPS = Rp 100 per saham

Artinya, setiap lembar saham Perusahaan X menghasilkan laba bersih senilai Rp 100 di tahun 2024. Angka EPS tersebut menunjukkan dengan jelas seberapa besar laba bersih jika mengasumsikan seluruhnya dibagikan ke semua pemegang saham. Sederhananya, EPS memperlihatkan seberapa besar keuntungan yang akan diterima investor. Selain itu, EPS juga digunakan sebagai ukuran profitabilitas perusahaan untuk dasar perhitungan valuasi saham seperti P/E Ratio dimana P/E Ratio dapat menjadi acuan untuk menilai apakah harga saham wajar atau mahal – alat pembanding kinerja antar-perusahaan sejenis, dan indikator prediksi performa masa depan.

Parameter EPS yang Bagus Untuk Saham Emiten: Apa yang Harus Dicari?

Bagaimana cara menilai apakah EPS suatu perusahaan benar-benar bagus? Yuk perhatikan 4 indikator kunci berikut:

  1. Pertumbuhan konsisten: Carilah perusahaan dengan EPS yang naik stabil dari tahun ke tahun (misalnya 10-15% per tahun). Pertumbuhan yang konsisten menunjukkan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
  2. Mengalahkan estimasi: Perusahaan yang secara konsisten “beat expectations” menandakan manajemen yang solid dan bisnis model yang kuat.
  3. Lebih baik dibanding rata-rata sektor: Bandingkan EPS perusahaan dengan kompetitor di industri yang sama. Perusahaan dengan EPS di atas rata-rata sektor menunjukkan keunggulan kompetitif yang lebih kuat.
  4. Positif dan terus meningkat: EPS negatif (perusahaan merugi) adalah red flag. Fokus pada perusahaan dengan EPS positif dengan kenaikan yang jelas.

Sekarang kamu sudah tahu mengapa EPS penting dan bagaimana cara menilainya. Yuk mulai cek laporan keuangan perusahaan favoritmu dan lihat apakah EPS perusahaan tersebut memenuhi indikator di atas.

Ingin mengambil keputusan investasi dengan lebih percaya diri? Segera jadi nasabah CGS International Sekuritas Indonesia untuk mendapatkan akses ke kelas edukasi #PastiPahamInvestasi yang bisa bantu kamu belajar menganalisis pasar lebih dalam. Klik disini dan mulai perjalanan investasimu bersama kami.

Happy Investing!

Kembali ke Blog