02142306
IQPlus, (22/1) - Anak usaha PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. (CSAP) yaitu PT Catur Mitra Sejati Sentosa (CMSS) mendirikan perusahaan baru pada tanggal 21 Januari 2025.
Hal tersebut diungkapkan Surjati Tanril Direktur CSAP dalam keterangan tertulisnya Rabu (22/1) menuturkan bahwa CMSS mendirikan 5 entitas baru bernama PT. Catur Graha Prakarsa, PT. Catur Jaya Pratama dan PT. Mitra Andalan Adiprana, PT. Mitra Generasi Berkarya dan PT. Mitra Anugrah Dwitama yang berkedudukan di Kabupaten Tangerang dan Kota Surabaya.
Pendirian 5 entitas ini dengan Modal Dasar sebesar Rp1 miliar dan Modal disetor sebesar Rp250 juta yang diambil diambil bagian masing-masing oleh pemegang saham dan nantinya bergerak dalam bidang perdagangan besar antara lain Barang logam untuk bahan konstruksi Kaca, Genteng batu bata, ubin dan sejenisnya dari tanah liat, kapur, semen atau kaca, Semen, kapur, pasir dan batu.
Selanjutnya Bahan konstruksi dari porcelen, peralatan rumah tangga dan mesin serta peralatan serta berbagai macam material bangunan.
CMSS memiliki sebanyak 99,90% saham dalam anak usaha tersebut atau senilai Rp249,7 juta sedangkan Budiyanto Totong CMSS memiliki sebanyak 0,01% senilai Rp250 ribu.
Penyertaan Modal Ditempatkan dan Disetor Perseroan pada anak usaha ini telah dinyatakan sesuai dalam Akta Pendirian KIS No. 11-15 tanggal 20 Januari 2025, yang dibuat Brigita Elra SH., MKn., Notaris di Kabupaten Tangerang.
Adapun susunan Pengurus dari masing-masing anak usaha ini adalah :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Budyanto Totong
Direksi
Direktur Utama : Andy Totong
Direktur : Indra Gunawan
"Anak usaha ini didirikan fokus dengan tujuan untuk mendukung atau sourcing produk baru dan inovatif kebutuhan CMSS untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sehingga dapat mendorong peningkatan pendapatan ,"tuturnya.
Surjati menambahkan Pendirian anak usaha melalui CMSS ini tidak berdampak negatif pada keberlangsungan bisnis, operasional, hukum, dan kondisi keuangan CSAP dan kehadirannya akan membantu kelancaran dalam sourcing produk baru dan inovatif guna menunjang kebutuhan bisnis distribusi Perseroan yang diyakini dapat mendorong pertumbuhan pendapatan CSAP dan Laporan Keuangan KIS dikonsolidasikan dalam CSAP. (end)