Apa Yang Akan Terjadi Setelah IPO? Kenali Pasar Sekunder Yuk!

  • Artikel Edukasi
  • 17 Nov 2025

Apa Yang Akan Terjadi Setelah IPO? Kenali Pasar Sekunder Yuk!

Halo Sobat Genvest!

Apakah kamu tahu, Setelah proses penawaran perdana atau Initial Public Offering (IPO) selesai, saham akan mulai diperdagangkan secara aktif di pasar sekunder, di mana likuiditas terbentuk, harga saham pada akhirnya ditentukan oleh permintaan dan penawaran, serta strategi investasi yang diimplementasikan investor benar-benar diuji. Istilah pasar sekunder ini penting untuk dipahami, terutama bagi investor pemula. Kali ini, kita akan bahas lebih dalam tentang peran pasar sekunder serta data terkini seputar perkembangan pasar modal Indonesia. Simak terus ya!

Apa Itu Pasar Sekunder?

Pasar sekunder adalah tempat di mana instrumen keuangan seperti saham, obligasi, dan surat berharga lainnya diperdagangkan setelah diterbitkan di pasar primer. Contoh paling umum dari pasar sekunder adalah bursa saham seperti Bursa Efek Indonesia (BEI), di mana investor dapat membeli dan menjual saham perusahaan yang sudah listing.

Perbedaan Pasar Primer dan Pasar Sekunder

Deskripsi

Pasar Primer

Pasar Sekunder

Tujuan

Menggalang dana dari investor

Transaksi antar investor

Pihak Penjual

Emiten (perusahaan)

Investor lain

Penentuan Harga

Saat penawaran

Mekanisme pasar (permintaan & penawaran)

 

Mekanisme & Transaksi di Pasar Sekunder

Di pasar sekunder, transaksi terjadi antara investor melalui bursa efek atau platform perdagangan lainnya. Investor dapat melakukan transaksi secara real-time yang difasilitasi oleh broker atau sekuritas, baik untuk tujuan investasi jangka panjang maupun jangka pendek.

Tren & Data Terkini

Untuk memahami kondisi pasar saat ini, mari kita lihat beberapa tren terbaru:

  • Volume perdagangan: Pasar sekunder Indonesia menunjukkan aktivitas yang dinamis. Sebagai bentuk sinergi kebijakan dengan pemerintah, Bank Indonesia (BI) telah membeli Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 270 triliun, tercatat hingga 30 Oktober 2025. Langkah BI membeli SBN di pasar sekunder merupakan salah satu bagian dari strategi stabilitas pasar keuangan (BI Sudah Borong SBN hingga Rp 270 Triliun)
  • Sektor paling aktif: Saham sektor keuangan seperti BBCA, BBRI, dan BMRI mendominasi volume perdagangan, diikuti oleh sektor energi dan mineral seperti BRMS dan PTRO (per 5 November 2025). (Saham Indonesia Paling Aktif, Paling Banyak Diperdagangkan — TradingView)
  • Dampak kebijakan: Penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) dan The Fed pada September 2025 telah meningkatkan minat investor terhadap pasar saham (equity), mendorong penguatan daya tarik pasar sekunder. (Apa Dampak Pemangkasan Suku Bunga oleh BI dan The Fed?)

Bagi banyak investor, pasar sekunder bukan hanya tempat transaksi instrumen keuangan, tetapi ini adalah arena strategi, peluang, dan respons cepat terhadap pasar yang terus bergerak. Dengan mekanisme jual beli yang transparan, pasar sekunder memberi ruang bagi investor untuk mengelola portofolio secara fleksibel dan adaptif, sesuai tujuan finansial mereka.

Yuk, mulai langkah investasimu dengan membuka rekening saham di CGS International Sekuritas Indonesia dan dapatkan akses ke kelas edukasi #PastiPahamInvestasi khusus bagi Sobat Genvest yang ingin mulai perjalanan investasi di pasar saham dengan percaya diri dan strategi yang tepat. Cek terus jadwal kelas edukasi #PastiPahamInvestasi kami di media sosial CGS International Sekuritas Indonesia atau klik disini ya!

Happy Investing!

Kembali ke Blog