05041295
IQPlus, (20/2) - Amerika Serikat akan memangkas jumlah perwakilan diplomatiknya di Tiongkok hingga 10 persen, South China Morning Post (SCMP) melaporkan pada hari Rabu (19 Februari), mengutip sumber yang mengetahui situasi tersebut.
Para diplomat Amerika yang bekerja di Tiongkok daratan dan Hong Kong serta karyawan lokal mungkin akan diberi tahu paling cepat pada hari Jumat dalam serangkaian pengurangan yang digambarkan oleh media tersebut sebagai hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pemangkasan tersebut akan memengaruhi kedutaan besar di Beijing dan konsulat di Guangzhou, Shanghai, Shenyang dan Wuhan, serta konsulat di Hong Kong, kata South China Morning Post.
Tidak jelas apakah mereka yang terdampak akan dipindahkan ke tempat lain dalam dinas diplomatik, tetapi PHK diperkirakan akan terjadi, tambahnya.
Pemerintahan Presiden Donald Trump telah meminta kedutaan besar AS di seluruh dunia untuk bersiap menghadapi pemotongan staf, sumber mengatakan kepada Reuters minggu lalu, sebagai bagian dari upaya presiden dari Partai Republik tersebut untuk merombak korps diplomatik AS. Trump dan sekutu miliardernya Elon Musk telah berupaya untuk memangkas pengeluaran pemerintah AS yang mereka anggap boros sejak Trump menjabat pada 20 Januari.
Departemen Luar Negeri AS belum memberikan komentar langsung.
Amerika Serikat memiliki banyak tenaga kerja diplomatik di Tiongkok dan mereka yang berada di Beijing berlokasi di lokasi seluas 10 hektar yang terdiri dari enam gedung, termasuk bangunan tambahan baru yang selesai dibangun pada tahun 2016.
Menurut situs web Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Tiongkok, kompleks kedutaan Beijing menampung lebih dari 1.300 staf Amerika dan staf lokal yang mewakili hampir 50 lembaga federal AS yang berbeda. (end/Reuters)