05450965
IQPlus, (24/2) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan limbah berkelanjutan.
Hal ini ditunjukkan di momen peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada Jumat (21/2/2025).
Pada kesempatan ini, ASDP melaksanakan Program Pengelolaan Seragam Bekas (Uniform Disposal Program).
Berkolaborasi dengan perusahaan pengelolaan limbah tekstil Pable, program ini digelar ASDP untuk mendaur ulang 100 kilogram seragam bekas karyawan.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi limbah tekstil yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus mendukung agenda keberlanjutan perusahaan.
"Program ini merupakan bagian dari strategi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ASDP dalam menekan dampak lingkungan akibat limbah tekstil. Lebih dari itu, langkah ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-12 tentang Produksi dan Konsumsi yang Bertanggung Jawab," ujarnya.
Proses daur ulang ini diawali dengan pengumpulan seragam bekas yang sudah tidak layak pakai, terutama karena ASDP telah melakukan rebranding dengan peluncuran logo baru tepat pada tahun 2023 atau HUT ASDP ke 50, sehingga seragam lama tidak dapat digunakan lagi.
Seragam tersebut kemudian diproses melalui tahap penguraian serat (fiber processing) dan pemintalan benang (yarn spinning).
Serat yang dihasilkan kemudian ditenun kembali menjadi kain baru yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pembuatan seragam daur ulang bagi karyawan ASDP.
Dengan metode ini, limbah tekstil yang awalnya dianggap tidak memiliki nilai ekonomis dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat. (end)