02856749
IQPlus, (29/1) - Emiten manajer investasi, PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR), secara resmi mengumumkan rencana untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah strategis ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perseroan dalam mengelola modal secara lebih efisien dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (29/1), manajemen AMOR menyatakan bahwa rencana buyback ini akan dilaksanakan dengan mengacu pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya POJK No. 29/2023. Perkiraan jumlah maksimal biaya Pembelian Kembali Saham adalah sebesar Rp.7.000.000.000,- termasuk biaya-biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan pembelian kembali saham.
Perseroan menilai bahwa harga saham saat ini belum mencerminkan nilai fundamental perusahaan yang sebenarnya, sehingga aksi korporasi ini dipandang sebagai momentum yang tepat. Periode Pembelian Kembali Saham akan dilaksanakan pada 30 Januari - 30 April 2026.
Terkait pendanaan, manajemen memastikan bahwa sumber dana yang digunakan untuk pembelian kembali saham berasal sepenuhnya dari kas internal perseroan. Manajemen juga memberikan jaminan bahwa pengalokasian dana tersebut bersifat tidak material terhadap total aset perusahaan, sehingga dipastikan tidak akan mengganggu persyaratan modal kerja maupun kelangsungan usaha operasional di masa mendatang.
"Pelaksanaan pembelian kembali saham diperkirakan akan berdampak minimal terhadap kegiatan usaha, operasional, dan pertumbuhan perseroan karena dana yang dialokasikan tidak akan memengaruhi posisi likuiditas secara signifikan," tulis manajemen dalam dokumen keterbukaan tersebut. Setelah periode buyback berakhir, perseroan juga memiliki opsi untuk mengalihkan saham hasil pembelian kembali tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (end)