BANK MANDIRI RILIS SURAT UTANG BERKELANJUTAN SENILAI Rp5 TRILIUN

  • Info Pasar & Berita
  • 05 Mar 2025

06330148

IQPlus, (5/3) - PT Bank Mandiri (Perseroa) Tbk (BMRI) berencana merilis surat utang yaitu Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan Bank Mandiri Tahap II Tahun 2025 senilai Rp5 triliun. Obligasi ini bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan Bank Mandiri dengan target dana yang diperoleh total Rp10 triliun.

Dalam prospektus ringkas disebutkan bahwa surat utang tersebut akan diterbitkan dalam dua Seri yakni Obligasi Berwawasan Lingkungan Seri A dan Obligasi Berwawasan Lingkungan Seri B.

Untuk Seri A yaitu Sebesar Rp500.000.000.000,- dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,35% per tahun, berjangka waktu 370 Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Sedangkan untuk Seri B yaitu Sebesar Rp4.500.000.000.000,- dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,65% per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.

Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan pertama akan dibayarkan pada tanggal 25 Juni 2025 sedangkan Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi Berwawasan Lingkungan akan dibayarkan pada tanggal 5 April 2026 untuk Obligasi Berwawasan Lingkungan Seri A dan tanggal 25 Maret 2028 untuk Obligasi Berwawasan Lingkungan Seri B. Pelunasan Obligasi Berwawasan Lingkungan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Dalam perhelatannya ini, Perseroan akan dibantu oleh para penjamiin pelaksana emisi obligasi yakni PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Sedangkan untuk Wali Amanat dipegang oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

"Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan Perseroan untuk melakukan pembiayaan (finance) atau pembiayaan ulang (refinance) atas kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan sebagaimana diatur dalam POJK No. 60/2017, dengan porsi paling sedikit sebesar 70% (tujuh puluh persen) digunakan untuk membiayai KUBL," tulis Manajemen Bank Mandiri dalam prospektus tersebut.

Sebagai informasi, Tanggal Efektif sudah dikantongi pada 21 Juni 2023, sehingga Masa Penawaran Umum akan segera dilangsungkan pada 18 - 20 Maret 2025. Adapun Tanggal Penjatahan dijadwalkan pada 21 Maret 2025, Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan pada 25 Maret 2025, Tanggal Distribusi Obligasi Berwawasan Lingkungan secara Elektronik (Tanggal Emisi) pada 25 Maret 2025. Dan diharakan obligasi tersebut akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Tanggal 26 Maret 2025. (end)







Kembali ke Blog