BCA: DAYA BELI RAKYAT PENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI 8 PERSEN

  • Info Pasar & Berita
  • 24 Okt 2024

29727364

IQPlus, (24/10) - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengatakan daya beli masyarakat harus ditingkatkan dan terjaga karena dapat mempengaruhi kinerja perekonomian untuk mencapai pertumbuhan sebesar 8 persen.

"Tentang ekonomi tumbuh 8 persen, kita harus melihat karena pertumbuhan ekonomi tentu banyak faktor di situ yang terjadi. Yang harus kita lihat tentu juga dari segi buying power masyarakat, dari program-program nanti APBN," kata Jahja dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Ia menuturkan banyak faktor yang mempengaruhi jalannya perekonomian dan memacu pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, termasuk kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Karena yakin program-program APBN kalau itu memang berjalan, akan sangat mendorong perekonomian kita ke depan," ujarnya.

Dengan tim ekonomi yang mempertahankan orang-orang yang sudah menunjukkan performa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di masa sulit karena pandemi, ia menyakini ke depan kinerja APBN akan semakin baik.

"Tapi ini kan belum memasuki era itu. Tahun depan mungkin baru mulai kita melihat bagaimana APBN untuk 2025, bagaimana pelaksanaannya, bagaimana efektifitasnya menahan inflasi dan mencoba mendorong growth dari situ," tuturnya.

Selain itu, menurut Jahja, dengan lebih banyak jumlah menteri dalam kabinet pemerintahan saat ini, maka fokus akan semakin tajam pada bidang-bidang tertentu, sehingga diharapkan kebijakan dan kinerja yang dihasilkan ke depan akan semakin baik juga dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Tetapi yakin basic-nya sudah bagus tim ekonomi kita sudah baik, dan juga dengan cukup banyaknya menteri-menteri berarti fokus dari mereka itu masing-masing lebih tajam kepada bidang masing-masing. Nah tinggal kita menunggu policy-nya seperti apa, kinerja seperti apa, kita harapkan tentunya nanti itu akan bisa lebih baik," kata Jahja. (end/ant)


Kembali ke Blog