35627446
IQPlus, (23/12) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan Saham PT Sumber Energi Andalan Tbk. (ITMA), Saham PT Eka Sari Lorena Transport Tbk. (LRNA) dan Saham PT Delta Giri Wacana Tbk. (DGWG) karena adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar di luar kebiasaan
(Unusual Market Activity).
Danny Yuskar Wibowo PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya Senin (22/12) menuturkan bahwa Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 5 Desember 2025 yangdipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan bulanan registrasipemegang efek saham LRNA dan DGWG serta perihal perubahan struktur pemegang saham ITMA.
Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA pada tanggal 30 September 2025 dan Suspensi Cooling Down pada tanggal 11 September 2025 atas perdagangan saham ITMA dan UMA pada tanggal 3 September 2025 dan 30 Juni 2025 serta pada tanggal 19 Maret 2025 atas perdagangan saham ITMA.
Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini. Oleh karena itu para Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa dan mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya.
Selain itu, investor juga disarankan untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.
"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi,"pungkasnya. (end)