19751593
IQPlus, (17/7) - PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk.(BDKR) berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui pembelian kembali saham Perseroan pada kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
Tan Franciscus Direktur BDKR dalam keterangan tertulisnya Kamis (17/7) menuturkan bahwa Buyback direncanakan sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah modal disetor dengan biaya sebesar Rp80.325.000.000 dengan asumsi harga buyback sebesar Rp.170 perlembarnya yang berasal dari kas internal Perseroan, termasuk biaya pembelian kembali saham, komisi pedagang perantara serta biaya lain berkaitan dengan buyback.
Lebih lanjut Tan memaparkan adapun jumlah buyback tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal disetor dan dilaksanakan paling lama 3 bulan setelah keterbukaan informasi ini yaitu pada tanggal 18 Juli hingga 17 September 2025.
"Aksi korporasi ini merupakan upaya BDKR untuk mendukung stabilitas pasar modal, meningkatkan nilai bagi para pemegang saham, serta memperbaiki kinerja saham Perseroan. Langkah ini juga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi Perseroan dalam mengelola modal guna mencapai struktur permodalan yang lebih efisien,"tuturnya.
BDKR senantiasa berupaya untuk memiliki fleksibilitas yang optimal dalam rangka menjaga stabilitas harga saham agar dapat lebih mencerminkan nilai dan kinerja fundamental BDKR, Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi untuk menjaga keseimbangan antara dinamika pasar dan kondisi fundamental, serta memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap komitmen Perseroan dalam mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan
BDKR berencana untuk menyimpan saham hasil pembelian kembali sebagai saham treasury dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) tahun dan meyakini bahwa aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional Perseroan, termasuk potensi penurunan pendapatan. (end)