09956396
IQPLus, (10/4) - PT. Golden Energy Mines Tbk.(GEMS) telah melakukan kegiatan eksplorasi yang dikerjakan oleh anak usahanya yaitu PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Barasentosa Lestari (BSL) di kuartal I 2026.
Sudin Coporate Secretary GEMS dalam keterangan tertulisnya Jumat (10/4) menyampaikan bahwa BIB melakukan Kegiatan pengeboran eksplorasi meliputi 3 kegiatan utama, yaitu pengeboran eksplorasi preproduksi, pengeboran eksplorasi pengembangan, dan pengeboran geoteknik di area Girimulya Utara dan pengeboran geoteknik di area Sebambang bawah.
Kegiatan pengeboran preproduksi dilakukan untuk melengkapi data pemodelan geologi dan kualitasbatubara pada masing-masing area. Pengeboran eksplorasi pengembangan bertujuan untukmendapatkan data litologi dan kualitas batubara untuk pembuatan model geologi serta mendukungpenambahan sumberdaya batubara baru pada area yang belum pernah dilakukan kegiatan eksplorasi dengan biaya sebesar Rp1,45 miliar.
Sementara itu Kegiatan pengeboran eksplorasi yang dilakukan PT Barasentosa Lestari (BSL) pada periode Q1 2026 dilakukan di area Blok Muara Lakitan dengan tipe pengeboran meliputi pengeboran open hole, coring (partial coring) dan full coring untuk mendapatkan sample kualitas batubara dan sample geoteknik, serta dilengkapi dengan pengukuran Geofisika Logging dan Pick Up Survey titik bor.
Blok Belani pada area Disposal dan Low Wall dengan tipe pengeboran open hole dan coring bagian dari bor Geotek SPT. Selama periode Q1 2026 kegiatan pengeboran eksplorasi di Blok Muara Lakitan dan Belani telah menyelesaikan 40 lubang bor.
Sudin menambahkan total kedalaman lubang bor selama periode Q1 2026 adalah 3.649,75 meter dengan biaya di Muala Lakitan /
Muara Lakitan Drilling Cost BSL sebesar Rp4,78 miliar dan Biaya Pengeboran Belani sebesar Rp. 797,458,012 sehinga total biaya eksplorasi yang dikeluarkan GEMS di triwulan I 2026 sebesar Rp6,41 miliar. (end)