24741670
IQPlus, (4/9) - Bio Farma dan National Pharmaceutical Company of Zimbabwe (NatPharm) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat kerja sama strategis antara kedua belah pihak, di Bali (3/9/2024).
NatPharm dikenal sebagai perusahaan yang memiliki peran penting dalam penyediaan produk farmasi di Zimbabwe.
Penandatangan MoU merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesia-Africa Forum (IAF) 2024 yang digelar 1-3 September di Bali.
Forum ini merupakan ajang penting untuk mempererat hubungan antara negara-negara di Afrika dan Indonesia, terutama dalam bidang kesehatan dan farmasi.
Nota Kesepahaman antara Bio Farma dan NatPharm ditandatangai Direktur Pengembangan Bisnis Bio Farma Yuliana Indriati dan Managing Director NatPharm Newman Madzikwa, diwakili Ms Ruth Kaseke - Board Of Chairperson NatPharm.
Turut menyaksikan penandatanganan MoU, Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunawan Sadikin dan delegasi dari pemerintah Zimbabwe, Honourable Kembo C.D. Mohadi, Vice Minister of the Republic of Zimbabwe.
Direktur Pengembangan Bisnis Bio Farma, Yuliana Indriati menyampaikan, nota kesepahaman ini bertujuan untuk menciptakan kerangka kerja yang solid bagi Bio Farma dan NatPharm.
"Nota kesepahamam ini guna memajukan, mengembangkan, dan meningkatkan kerjasama dalam bidang suplai dan produksi produk farmasi, dengan fokus utama pada Zimbabwe".
Menurutnya, melalui kerja sama ini, kedua perusahaan berkomitmen untuk menjajaki berbagai peluang dan potensi dalam rangka memastikan tersedianya produk farmasi berkualitas tinggi yang terjangkau bagi masyarakat di Zimbabwe.
Melalui nota kesepahaman ini, Yuliana menambahkan, diharapkan hubungan antara Bio Farma dan NatPharm akan semakin erat, sekaligus memberikan dampak positif yang signifikan dalam memenuhi kebutuhan farmasi di Zimbabwe.
"Kerja sama ini juga mencerminkan komitmen kedua perusahaan untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan global," tutupnya. (end)