10955042
IQPlus, (20/4) - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengakselerasi pengembangan bioetanol nasional dengan menyiapkan pembangunan pabrik di Lampung, sebagai bagian dari kerja sama strategis dengan mitra Jepang yakni Toyota, guna memperkuat bauran energi terbarukan
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu di Jakarta, Senin menyampaikan, pada hari ini pihaknya melakukan pertemuan dengan CEO Toyota Motor Asia Masahiko Maeda untuk membahas lebih lanjut terkait proyek tersebut.
Pertemuan ini pula katanya, merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif yang telah terjalin sejak tahun lalu, termasuk saat kunjungan ke Tokyo dan agenda kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Jepang.
"Tentunya ini adalah tindak lanjut yang kedua kali. Sebelumnya waktu itu tahun kemarin kami ada ke Tokyo bertemu dengan Mr. Maeda," ujar Todotua.
Ia menjelaskan, bioetanol merupakan salah satu komponen penting dalam transisi energi nasional, mengingat pemerintah menargetkan pengembangan energi ini untuk mendukung kebijakan mandatori campuran bahan bakar, termasuk rencana penerapan E10.
"Etanol ini adalah salah satu energi bauran terbarukan yang kita rencanakan untuk develop. Pemerintah sudah menetapkan kita maksimal mandatori di tahun 2028," katanya. (end/ant)