BPKH LUNCURKAN PROGRAM WAKAF POHON PERKUAT EKOSISTEM LINGKUNGAN

  • Info Pasar & Berita
  • 22 Des 2025

35539875

IQPlus, (22/12) - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meluncurkan program wakaf pohon di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai langkah mengoptimalkan nilai manfaat dana haji melalui skema kemaslahatan umat yang berfokus pada kelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.

"Kehadiran kami di Gunungkidul hari ini adalah bentuk konsistensi BPKH dalam menjaga amanah jamaah untuk memberi manfaat bagi bumi dan sesama," ujar Anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Dalam program di Gunungkidul, BPKH menyalurkan sebanyak 712 bibit pohon yang terdiri dari varietas produktif dan konservatif, antara lain alpukat, durian, gayam, nangka, aren, kelapa, dan bambu.

Pemilihan jenis pohon ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat melalui hasil panen, sekaligus berfungsi sebagai penguat ekosistem lokal.

"Sebelumnya, program serupa telah sukses dilaksanakan di Sumatera Barat (1.100 bibit), Bogor (2.500 bibit), serta Majalengka (1.000 bibit)," ujar Sulistyowati.

Menurutnya, program ini mengusung konsep dwifungsi. Selain berfungsi secara ekologis, pohon-pohon yang ditanam diproyeksikan menjadi sumber pendapatan alternatif bagi warga di masa depan.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander menekankan pentingnya aspek pemanfaatan jangka panjang.

"Kami berharap pohon-pohon ini tidak hanya menjadi penyerap karbon dan penguat daerah tangkapan air guna mencegah bencana, tetapi juga menjadi aset produktif yang mampu menghasilkan income bagi masyarakat sekitar," ujarnya.

Pelaksanaan program di Gunungkidul tersebut dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan PP Muhammadiyah. Penanaman dilakukan di atas tanah wakaf milik organisasi tersebut, dengan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah sebagai penerima manfaat utama.

Untuk menjamin keberlangsungan bibit, perawatan rutin akan dikelola langsung oleh Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah setempat.

Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah Azrul Tanjung memberikan apresiasi terhadap kolaborasi ini. Ia menyebut program ini sebagai bentuk "Investasi Akhirat".

"Melalui BPKH, program wakaf ini menjadi amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir bagi para jamaah haji Indonesia seiring dengan tumbuhnya pohon-pohon ini," kata dia. (end/ant)

Kembali ke Blog