CELIOS : RELOKASI PABRIK JADI PELUANG RI DI TENGAH PERLAMBATAN EKONOMI

  • Info Pasar & Berita
  • 22 Feb 2024

05234682

IQPlus, (22/2) - Ekonom sekaligus Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyebut relokasi pabrik menjadi salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan oleh Indonesia di tengah melambatnya ekonomi sejumlah negara mitra utama.

"Bagaimana mengalihkan investasi dari negara-negara yang sedang mengalami pelemahan itu bisa ditarik masuk ke Indonesia dalam bentuk relokasi pabrik, misalnya, atau ekspansi," kata Bhima di Jakarta, Kamis.

Bhima mengatakan perlambatan ekonomi sejumlah negara mitra utama, seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Uni Eropa, bisa berdampak pada aliran investasi di Indonesia.

Oleh sebab itu, perlu adanya strategi untuk menekan dampak melemahnya perekonomian negara-negara tersebut terhadap ekonomi nasional.

Bentuk relokasi pabrik itu, lanjut dia, dapat diprioritaskan untuk industri kendaraan listrik, di mana Indonesia memiliki sumber daya alam yang memadai untuk pengembangan industri tersebut.

"Ini jadi peluang kita, ketika negara-negara basis industri melemah, bisa ditarik untuk relokasi pabrik kendaraan listrik berbasis baterai ke Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki sumber bahan baku untuk mendukung industri tersebut," jelas Bhima.

Bima Yudhistira juga merekomendasikan pemerintah untuk memberikan insentif kepada industri daur ulang baterai.

"Kami rekomendasikan bahwa untuk menghindari dampak negatif atau ekonomi yang sebenarnya kecil dan semu dari hilirisasi industri adalah memberikan insentif lebih besar bukan kepada industri smelter, tetapi kepada industri daur ulang dari baterai, daur ulang dari produk hilirnya,. ujar Bhima dalam diskusi daring yang dipantau dari Jakarta, Selasa. (end/ant)


Kembali ke Blog