05336668
IQPlus, (23/2) - China sedang melakukan "penilaian penuh" terhadap putusan tarif Mahkamah Agung AS dan mendesak Washington untuk mencabut "langkah-langkah tarif sepihak yang relevan" terhadap mitra dagangnya, kata Kementerian Perdagangan China dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.
Komentar tersebut muncul beberapa hari setelah pengadilan tertinggi AS memberikan kekalahan telak kepada Presiden Donald Trump dengan membatalkan banyak tarif yang telah ia gunakan dalam perang dagang global, termasuk beberapa tarif terhadap saingannya, China.
Dalam beberapa jam setelah putusan tersebut, Trump mengatakan ia akan mengenakan bea masuk baru sebesar 10% pada impor AS dari semua negara mulai Selasa, yang kemudian ia naikkan menjadi 15% pada hari Sabtu.
"Tarif sepihak AS ... melanggar aturan perdagangan internasional dan hukum domestik AS, dan tidak sesuai dengan kepentingan pihak mana pun," tambah kementerian China.
Kementerian tersebut mengatakan pihaknya memperhatikan bahwa AS berencana untuk mempertahankan tarif pada mitra dagang melalui cara alternatif termasuk investigasi perdagangan.
"China akan terus memperhatikan hal ini dan dengan tegas melindungi kepentingannya," kata kementerian tersebut.
Trump akan melakukan perjalanan ke China dari tanggal 31 Maret hingga 2 April untuk pertemuan yang sangat dinantikan antara para pemimpin dua ekonomi terbesar di dunia. (end/Reuters)