15330102
IQPlus, (03/6) - Indonesia memperingati Hari Jamu Nasional setiap tanggal 27 Mei, sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan pengobatan tradisional yang telah turun-temurun selama ribuan tahun.
Tahun ini, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) turut memeriahkan momen tersebut melalui acara talkshow bertema "Jamu Menjaga Tradisi, Menyatukan Generasi", di Gedung BPOM RI, Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Mei lalu.
Direktur PT Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, hadir sebagai pembicara bersama Kepala BPOM RI dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D., serta musisi muda sekaligus Brand Ambassador Sido Muncul, El Rumi.
Kegiatan ini menjadi puncak dari Pekan Jamu 2025 yang diselenggarakan BPOM RI untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai manfaat jamu.
Irwan Hidayat menyatakan, kini jamu semakin diminati generasi muda berkat inovasi rasa, kemasan modern dan jaminan kualitas.
"Untuk menarik Gen Z, kita perlu jamu yang enak, mudah diminum, tapi yang paling penting tetap kualitas. Di Sido Muncul, prinsip kami adalah quality, quality, dan quality," ujarnya.
Sido Muncul juga menegaskan komitmennya melalui proses produksi yang ketat dengan enam tahap penyaringan, termasuk uji pestisida, logam berat, hingga bebas EG/DEG.
Atas dedikasinya, perusahaan ini menerima penghargaan dari BPOM RI sebagai Perusahaan Pengangkat Citra Jamu di Kancah Internasional.
Irwan berharap, melalui edukasi dan kolaborasi yang tepat, semakin banyak anak muda yang melihat jamu bukan hanya sebagai minuman tradisional, tapi juga gaya hidup sehat yang membanggakan Indonesia.
Sebelumnya, sepanjang 19.26 Mei 2025 BPOM telah menyelenggarakan berbagai kegiatan sebagai rangkaian Pekan Jamu, antara lain Lomba Konten Kreatif, Webinar "Unlock The Market" dengan topik Registrasi Produkmu dengan Cara yang Tepat, Focus Group Discussion (FGD) Perkuatan Natural Cosmetic Indonesia, dan Webinar Bisa UMKM (Bincang-Bincang Bersama UMKM).
BPOM juga menggelar BPOM Dekat (BPOM Desk Konsultasi Terintegrasi), di mana pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan petugas pelayanan publik di Kedeputian Bidang Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik. Kegiatan pekan jamu ini telah diikuti dan dimanfaatkan oleh kurang lebih sebanyak 265 pelaku usaha di bidang Obat Bahan Alam. (end)