DIASTIKA BIOTEKINDO MELANTAI DI BURSA EFEK INDONESIA

  • Info Pasar & Berita
  • 10 Jul 2025

19030272

IQPlus, (10/7) - PT DIASTIKA BIOTEKINDO TBK akan menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada awalnya Sebanyak 815.000.000 (delapan ratus lima belas juta) saham atau sebanyak 20,04% (dua puluh koma nol empat persen) dari total modal ditempatkan dan disetor setiap saham yang ditawarkan kepada Masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp128,- (seratus dua puluh delapan Rupiah).

Jumlah Penawaran Umum sebesar Rp104.320.000.000,- (seratus empat milliar tiga ratus dua puluh juta Rupiah) dan hingga saat ini Perseroan telah mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) pada penjatahan terpusat, Perseroan akan mengeluarkan sebanyakbanyaknya 47.433.000 (empat puluh Tujuh juta empat ratus tiga puluh tiga ribu) saham. Jumlah keseluruhan Penawaran Umum Perdana Saham adalah sebanyak-banyaknya 862.433.000 (delapan ratus enam puluh dua juta empat ratus tiga puluh tiga ribu) saham biasa atas nama dengan nilai keseluruhan Penawaran Umum Perdana Saham adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp110.391.424.000,- (seratus sepuluh milliar tiga ratus sembilan puluh satu juta empat ratus dua puluh empat ribu Rupiah).

Perusahaan yang bergerak dalam bidang Distributor Alat Kesehatan menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas selaku Lead underwriter.

Perseroan berfokus pada Penyedia Alat & Reagen Diagnostik Klinik menyediakan peralatan dan reagen untuk laboratorium klinik (hospital/medical devices), termasuk sistem untuk deteksi, diagnosis, dan monitoring berbagai penyakit. Menjadi distributor utama untuk brand internasional seperti Bio-Rad Clinical Diagnostics, serta Thermo Fisher Scientific, dan lainnya. Sebagai Distributor Produk Life Science (Riset) Menyediakan peralatan dan reagen untuk riset dan sains, seperti PCR, sekuensing, dan lainnya dalam ranah life-science.

Direktur Utama FX Yoshua Raintjung menegaskan bahwa langkah strategis perseroan melantai di Bursa Efek Indonesia merupakan wujud komitmen jangka panjang untuk memperkuat struktur pendanaan dan memperkuat tata kelola perusahaan.

"Kinerja keuangan yang terus menunjukkan tren positif menjadi fondasi utama langkah ini. Pada 2023, pendapatan bersih tumbuh 9,9%, dan melonjak signifikan sebesar 19,9% pada akhir 2024. Capaian ini mencerminkan solidnya fundamental bisnis serta kepercayaan pasar terhadap arah pertumbuhan perseroan dan Potensi tumbuh 10.20% per tahun dengan ekspansi OEM (DB-hem3, reagen lokal) didukung sertifikasi TKDN serta proyek pemerintah dalam strategi kombinasi produk global dan pengembangan merek lokal" ujarnya.

"Saya optimistis dengan prospek Industri Kesehatan saat ini, Pasar alat kesehatan dan diagnostik molekuler di Indonesia tumbuh pesat pasca-COVID dan seiring tren personalisasi pengobatan. Pemerintah mendorong penggunaan produk lokal (TKDN) dan industri substitusi impor. Perseroan aktif di segmen: Pemeriksaan HbA1c (diabetes) dengan penyakit kronis yang terus meningkat. NGS (Next Generation Sequencing) Pemeriksaan untuk deteksi genetik, kanker, dan Produk PCR yang relevan dengan kebutuhan industri makanan dan farmasi. Segmen tersebut berada di jalur pertumbuhan yang tinggi. Perseroan berpotensi menjadi pemain nasional utama dalam alat diagnostik dan riset."ujarnya.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini setelah dikurangi biayabiaya emisi efek, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional Perseroan antara lain untuk biaya-biaya terkait, pembelian barang dagangan, biaya angkut, biaya kantor, biaya penjualan, biaya sewa dan lainnya.

Direktur Utama PT Lotus Andalan Sekuritas (Lotus) Wientoro Prasetyo - selaku penjamin pelaksana emisi efek - memaparkan perseroan mendapatkan izin preefektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 18 Juni 2025. Adapun jadwal IPO sebagai berikut:

- Masa penawaran awal: 19-26 Juni 2025.
- Tanggal efektif: 30 Juni 2025.
- Masa penawaran umum: 2-8 Juli 2025.
- Tanggal penjatahan: 8 Juli 2025.
- Tanggal distribusi saham secara elektronik: 9 Juli 2025.
- Tanggal pencatatan di Bursa Efek: 10 Juli 2025.

(end)





Kembali ke Blog