05427182
IQPlus, (24/2) - Ketua Umum Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sekaligus Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sunarso menyampaikan, fundamental kinerja Himbara sangat solid sepanjang tahun 2024 di tengah dinamika ekonomi global.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan konsolidasian tahun 2024, Himbara membukukan laba positif di antaranya BRI sebesar Rp60,64 triliun, Bank Mandiri Rp55,78 triliun, BNI Rp21,5 triliun, serta BTN Rp3 triliun.
"Kinerja Himbara yang sangat solid tersebut menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan tata kelola yang baik telah menjadi modal kuat bagi Himbara untuk menghadapi tantangan industri yang dinamis," kata Sunarso melalui keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.
Dari sisi intermediasi, Himbara mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif di berbagai segmen, di antaranya penyaluran kredit BRI tumbuh 6,97 persen year on year (yoy) menjadi sebesar Rp1.354,64 triliun dengan porsi 81,97 persen di antaranya disalurkan kepada segmen UMKM.
Bank Mandiri mencatatkan total penyaluran kredit konsolidasi sebesar Rp1.670,55 triliun atau meningkat 19,5 persen yoy, dengan segmen wholesale sebagai motor utama pertumbuhan.
Kemudian, BNI membukukan pertumbuhan kredit 11,6 persen yoy menjadi Rp775,87 triliun, seiring dengan pemulihan ekonomi nasional dan ekspansi kredit yang prudent.
Sementara BTN mencatatkan pertumbuhan kredit 7,3 persen yoy, dari Rp333,69 triliun menjadi Rp357,97 triliun, dengan mayoritas kredit berasal dari segmen kredit pemilikan rumah (KPR) baik subsidi maupun non-subsidi.
Kinerja positif juga ditunjukkan dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), di mana DPK BRI mencapai Rp1.365,45 triliun dengan komposisi current account savings account (CASA) sebesar 67,30 persen atau Rp918,98 triliun. (end/ant)