27647998
IQPlus, (3/10) - PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem energi berbasis biomassa.
Inisiatif ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat suplai energi bersih di Indonesia.
Anggota DPR RI, Eddy Soeparno, menegaskan pentingnya diversifikasi sumber energi, termasuk biomassa, untuk memenuhi kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.
"Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi 7-8%, dan ini membutuhkan suplai energi yang beragam dan berkelanjutan, salah satunya biomassa," jelas Eddy dalam acara METI Green Talk, 30 September 2024.
DPR bersama Pemerintah juga telah menetapkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang memprioritaskan peningkatan pemanfaatan biomassa.
Menurut Eddy, langkah ini akan menciptakan ekonomi sirkular yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
"Ekonomi sirkular harus kita gerakkan, dan ini memerlukan dukungan semua pihak," tambahnya.
Trois Dilisusendi, dari Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, menyampaikan bahwa potensi biomassa untuk sektor kelistrikan mencapai 57 GW.
"Bioenergi bisa menggantikan energi fosil di berbagai sektor seperti kelistrikan dan transportasi," ungkap Trois.
PLN, melalui Direktur Utama Darmawan Prasodjo, juga terus berupaya mengurangi emisi karbon dengan membangun ekosistem biomassa.
"PLN menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan lahan kritis sebagai penyuplai biomassa," kata Darmawan. (end)