04528105
IQPlus, (15/2) - Perekonomian Singapura tumbuh sebesar 2,2% tahun-ke-tahun pada kuartal keempat tahun lalu, menurut data resmi pada hari Kamis, tidak mencapai perkiraan sebelumnya yaitu pertumbuhan 2,8% dan ekspektasi Reuters terhadap pertumbuhan 2,5%.
Namun angka tersebut menandai peningkatan tajam dari pertumbuhan 1% pada kuartal sebelumnya.
Berdasarkan penyesuaian musiman kuartal-ke-kuartal, perekonomian Singapura tumbuh 1,2% pada kuartal keempat, sedikit lebih baik dibandingkan pertumbuhan 1% pada kuartal ketiga, menurut Kementerian Perdagangan dan Perindustrian.
Secara keseluruhan, perekonomian Singapura tumbuh sebesar 1,1% pada tahun 2023, lebih lambat dibandingkan pertumbuhan sebesar 3,8% pada tahun 2022. Pertumbuhan pada tahun 2023 sebagian besar didorong oleh sektor informasi dan komunikasi serta transportasi dan penyimpanan.
Perkiraan pertumbuhan PDB untuk tahun 2024 dipertahankan pada 1% hingga 3%, kata kementerian tersebut.
Pertumbuhan di sektor informasi dan komunikasi mencapai 4,7% tahun-ke-tahun, lebih lambat dibandingkan pertumbuhan 6% pada kuartal sebelumnya, sementara sektor keuangan dan asuransi tumbuh 5,4% tahun-ke-tahun, lebih cepat dibandingkan pertumbuhan 2,5%. pada kuartal sebelumnya.
Perekonomian Singapura diperkirakan akan menguat tahun ini, sehingga tidak terjadi guncangan global lebih lanjut, kata Otoritas Moneter Singapura dalam perkiraannya pada bulan Januari. (end/CNBC)