09927465
IQPlus, (10/4) - Pemerintah Ekuador pada hari Kamis mengatakan akan menaikkan tarif impor dari negara tetangganya yang lebih besar, Kolombia, menjadi 100% dari sebelumnya 50%, dengan alasan dugaan kegagalan Kolombia dalam menerapkan langkah-langkah keamanan perbatasan.
"Setelah mengkonfirmasi kegagalan Kolombia dalam menerapkan langkah-langkah keamanan perbatasan yang konkret dan efektif, Ekuador terpaksa mengambil tindakan kedaulatan," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.
Ekuador mengatakan tarif tersebut akan berlaku mulai 1 Mei.
Negara Amerika Selatan itu pada akhir Februari telah menaikkan tarif menjadi 50%, naik dari 30% yang pertama kali diberlakukan pada akhir Januari. Ekuador membenarkan langkah-langkah tersebut dengan mengatakan Kolombia tidak melakukan cukup upaya untuk memerangi perdagangan narkoba di dekat perbatasan bersama.
Kolombia telah berulang kali menolak tuduhan ini dan mencatat bahwa mereka menjalankan operasi kontra-narkotika gabungan secara teratur bersama dengan pasukan keamanan Ekuador. Pemerintahnya telah mengenakan tarif timbal balik pada beberapa barang Ekuador.
Bogota juga telah menghentikan penjualan energi ke Ekuador, ekspor utama Ekuador selama musim kemarau ketika bendungan PLTA mengering. Ekuador juga mengimpor sejumlah besar obat-obatan dan pestisida dari negara tetangga tersebut.
Pemerintah Ekuador sebelumnya telah menyebutkan defisit perdagangan sebagai alasan pemberlakuan tarif.
Baik kementerian perdagangan maupun luar negeri Kolombia tidak segera menanggapi permintaan komentar. (end/Reuters)