18858025
IQPlus, (8/7) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum berencana menerapkan bea keluar untuk komoditas batu bara, sebab mempertimbangkan daya saing batu bara RI di pasar internasional.
"Kami melihat daya saing dari komoditas yang kami miliki," ucap Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung ketika ditemui di Jakarta, Selasa.
Yuliot menjelaskan bahwa saat ini, permintaan batu bara di pasar internasional sedang melemah. Di sisi lain, harga jual batu bara juga menunjukkan tren penurunan.
Apabila Indonesia memberlakukan bea keluar untuk komoditas batu bara, dia menilai akan berdampak negatif pada industri dalam negeri.
"Kalau permintaannya lemah, dikenakan bea keluar, justru ini akan berdampak. Jadi ini nggak ada yang beli," kata dia. (end/ant)