GANDENG RITEL MODERN, MENDAG RESMIKAN POJOK PRODUCT PLACEMENT

  • Info Pasar & Berita
  • 13 Agt 2026

22434259

IQPlus, (13/8) - Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan gerai Point Coffee dan Pojok Product Placement Pilihan Busan (Pojok PPPB) di lapangan parkir Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Rabu, (12/8). Mendag Busan menyebut, kehadiran pojok ini menjadi langkah konkret Kemendag dalam memperluas akses pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan lokal melalui kerja sama dengan ritel modern.

"Sejumlah produk yang berhasil terkurasi ke PPPB menunjukkan daya saing yang mumpuni karena berhasil masuk ke minimarket seperti Indomaret. Kami terus mendorong perluasan akses pasar produk-produk UMKM terkurasi dalam PPPB, termasuk untuk menembus ritel modern melalui Point Coffee dan Indomaret," ujar Mendag Busan saat peresmian.

PPPB merupakan program promosi periodik yang digagas Mendag Busan bagi produk-produk pangan dan nonpangan UMKM. Setiap tiga hingga empat bulan sekali, Mendag Busan mengkurasi berbagai produk UMKM untuk dipajang di ruang tamu dan secara konsisten memperkenalkan produk-produk UMKM pilihan tersebut kepada tamu-tamu yang berkunjung.

PPPB kini memperkuat aspek distribusi dan penetrasi akses pasarnya melalui keberadaan fisik Pojok PPPB. Kehadiran Pojok PPPB mendorong produk-produk UMKM agar lebih dikenal masyarakat luas melalui sinergi distribusi ke berbagai ritel modern. Ke depan, Pojok PPPB akan terus disinergikan dengan berbagai jaringan ritel modern sehingga produk-produk UMKM berkualitas tinggi dapat ditemui di berbagai minimarket dan gerai ritel modern di seluruh Indonesia.

Saat peresmian Pojok PPPB di kantor Kemendag, sebanyak 15 produk pangan lokal hasil program PPPB ditampilkan dan dipasarkan langsung kepada masyarakat. Produk-produknya meliputi makanan kemasan dan camilan, seperti jamur garing, pempek garing, kue kering, keripik kentang, keripik pisang, keripik kulit ikan, makanan berbahan pisang, dan aneka kerupuk.

Mendag Busan mengatakan, kehadiran Pojok PPPB di kantor Kemendag adalah upaya menghadirkan produk UMKM berkualitas agar lebih dekat kepada konsumen. Program tersebut juga menjadi jembatan bagi produk pangan lokal untuk beranjak dari aktivitas promosi ke pembukaan akses pasar lebih luas.

Mendag Busan menambahkan, Kemendag juga mempersiapkan berbagai bentuk dukungan bagi UMKM terpilih yang lolos kurasi PPPB untuk memperluas pasar hingga ke luar negeri. Kemendag akan mendorong para pelaku UMKM untuk mengikuti berbagai promosi dan pameran perdagangan internasional untuk mendorong perluasan pasar di luar negeri.

"Kemendag berkomitmen membuka peluang ekspor melalui berbagai promosi perdagangan, termasuk pameran dagang Trade Expo Indonesia. Pameran ini akan kembali berlangsung pada 14-18 Oktober 2026," kata Mendag Busan. (end)



Kembali ke Blog