GLOB GARAP SEKTOR EKONOMI HIJAU DEMI PERBAIKI KINERJA 2026

  • Info Pasar & Berita
  • 12 Mei 2026

13146551

IQPlus, (12/5) - PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) atau Perseroan mengumumkan rencana strategis untuk memperbaiki performa finansial melalui diversifikasi usaha di sektor ekonomi hijau dan penguatan ekosistem digital. Langkah ini diambil menyusul laporan kinerja tahun buku 2025 yang mencatatkan tantangan signifikan di sektor perdagangan perangkat telekomunikasi.

Berdasarkan materi paparan publik yang dirilis Selasa (12/5), Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp50,61 miliar pada FY2025. Angka ini mengalami penurunan sebesar 72,74% dibandingkan periode tahun sebelumnya yang mencapai Rp185,65 miliar. Penurunan ini berdampak pada rugi tahun berjalan yang membengkak menjadi Rp108,11 miliar, atau naik sekitar 19,67% dari rugi tahun 2024.

Manajemen menjelaskan bahwa penurunan kinerja dipicu oleh tingginya tingkat persaingan dan dinamika pasar yang fluktuatif. Khusus pada segmen telepon seluler, Perseroan menghadapi kendala berupa kebutuhan modal kerja yang tinggi namun dengan margin keuntungan yang relatif rendah.

Menyikapi kondisi tersebut, PT Globe Kita Terang Tbk menyiapkan sejumlah strategi kunci untuk tahun 2026. Salah satu terobosan utama adalah pengembangan bisnis di sektor ekonomi hijau melalui teknologi TOSS (Teknologi Olah Sampah Sirkular) dan perdagangan pupuk organik.

"Perseroan akan terus mengembangkan aktivitas bisnis ekonomi hijau sesuai dengan kapasitas yang dimiliki, dengan target agar TOSS dapat segera berkontribusi terhadap kinerja grup," tulis manajemen dalam laporannya.

Selain itu, Perseroan akan memperkuat lini bisnis digital dengan mengakselerasi kinerja Terokairos sebagai agensi pemasaran influencer melalui pengembangan layanan konsultasi serta kampanye pemasaran digital yang lebih luas. Di sektor ekosistem kopi, perusahaan juga berupaya menambah portofolio produk mesin kopi untuk kebutuhan rumah tangga maupun perkantoran, sekaligus memperkuat kerja sama dengan para pemasok lokal.

Di sisi operasional, Perseroan menargetkan efisiensi biaya secara menyeluruh di seluruh lini usaha guna mencapai EBITDA positif yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga profitabilitas sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Guna mendukung ekspansi ini, Perseroan juga berencana mengoptimalkan fungsi Investor Relations untuk membuka akses terhadap sumber pendanaan baru dan menarik investor potensial. (end)

Kembali ke Blog