18858232
IQPlus, (8/7) - Grab mengumumkan peluncuran uji coba bus antar-jemput listrik otonom pertamanya pada hari Selasa (8 Juli) di Singapura, bekerja sama dengan Autonomous A2Z (A2Z), produsen teknologi kendaraan otonom lengkap asal Korea.
Mulai besok, bus antar-jemput tanpa pengemudi ini akan beroperasi pada rute tetap sepanjang 3,9 km antara kantor pusat Grab di one-north dan stasiun MRT one-north di dekatnya.
Bus antar-jemput otonom ini akan melayani karyawan Grab selama dua jam setiap hari selama periode sepi, dengan jam tambahan yang didedikasikan untuk pelatihan lebih lanjut. Grab dan A2Z akan memantau kinerja perjalanan dan hasil keselamatan secara ketat sebelum membuka lebih banyak slot waktu.
Kendaraan ini dilengkapi dengan teknologi otonom full-stack A2Z dan sistem Internet of Things (IoT) Grab, dan akan beroperasi dengan pengemudi keselamatan terlatih di dalam kendaraan setiap saat.
Kendaraan ini juga dilengkapi dengan 11 sensor dan memiliki pandangan 360 derajat terhadap sekelilingnya, yang memungkinkannya untuk mendeteksi dan bermanuver dengan aman di sekitar objek baru dan rintangan yang tiba-tiba.
"Keselamatan adalah prioritas utama Grab, dan kami berkomitmen untuk mengambil pendekatan yang hati-hati dan terukur terhadap uji coba teknologi otonom," kata Yee Wee Tang, kepala operasi regional Grab.
"Melalui inisiatif ini, kami mengevaluasi kinerja keselamatan teknologi otonom dan menjajaki potensi peluang kerja baru yang dapat diciptakan oleh sektor ini," imbuhnya.
Managing Director A2Z Ryan Kim mengatakan uji coba ini merupakan penerapan pertama perusahaan di Singapura dan akan membantu menguji kelayakan komersial angkutan otonom di Singapura, serta menjajaki potensinya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di sektor transportasi umum Singapura.
Sebagai bagian dari uji coba, Grab juga melatih mitra pengemudi dan anggota National Private Hire Vehicles Association untuk menjadi pengemudi keselamatan paruh waktu, dengan lima orang telah terdaftar dalam program ini.
Uji coba ini merupakan kelanjutan dari kemitraan regional Grab dengan sejumlah perusahaan kendaraan otonom, dan merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mendukung ambisi kendaraan otonom Singapura. (end/bussinesstimes.com)