03547658
IQPlus, (5/2) - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek yang terjadi baru-baru ini. Melalui surat resminya, emiten yang merupakan bagian dari Chandra Asri Group ini menjawab sejumlah poin krusial guna menjaga transparansi pasar.
Klarifikasi Informasi Material Dalam tanggapannya kepada Bursa, Direktur CDIA, Merly, menegaskan bahwa Perseroan telah melaporkan seluruh informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal. Manajemen menyatakan tidak ada fakta atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan belum diungkapkan kepada publik.
"Perseroan dapat memberikan konfirmasi tidak ada Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik," tegas manajemen dalam surat tertanggal 5 Februari 2026.
Konfirmasi Rencana Buyback dan Komitmen Pemegang Saham Utama Terkait rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, CDIA mengonfirmasi pelaksanaan pembelian kembali saham (share buyback) yang dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan. Periode buyback ini akan dimulai pada 6 Februari 2026 hingga 5 Mei 2026, sesuai dengan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada hari yang sama.
Menariknya, di tengah fluktuasi harga yang signifikan, pemegang saham utama CDIA menyatakan komitmennya untuk tetap mempertahankan kepemilikan saham di Perseroan. Pihak Corporate Secretary telah berkoordinasi dengan pemegang saham utama untuk memastikan tidak ada rencana pelepasan saham dalam waktu dekat.
"Hingga saat ini, pemegang saham utama Perseroan masih memiliki rencana untuk mempertahankan kepemilikan sahamnya di Perseroan," tulis Manajemen CDIA lebih lanjut. (end)