10536273
IQPlus, (16/4) - Indeks Nikkei 225 Jepang mencapai rekor tertinggi pada hari Kamis di tengah reli yang lebih luas di pasar Asia, mengikuti kenaikan semalam di Wall Street seiring meningkatnya harapan akan kesepakatan AS-Iran.
Indeks Nikkei 225 Jepang memperpanjang kenaikan awal, naik 2,43%, dipimpin oleh saham teknologi dan siklik konsumen. Daikin Industries menjadi saham dengan kinerja terbaik, setelah investor aktivis Elliott Investment Management mendorong perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan mempersempit kesenjangan valuasi dengan para pesaingnya. Indeks Topix naik 1,33%.
Saham-saham telah menguat minggu ini karena kemungkinan kesepakatan damai antara AS dan Iran. Indeks S&P 500, yang sepenuhnya pulih dari kerugian perang Iran pada hari Senin, telah naik 3% minggu ini. Sementara itu, indeks Nasdaq dan Dow masing-masing telah bertambah sekitar 5% dan lebih dari 1%.
Perang Iran "hampir berakhir," kata Presiden Donald Trump dalam sebuah wawancara Fox Business yang ditayangkan pada hari Rabu, sekali lagi mengklaim bahwa Teheran sangat ingin "membuat kesepakatan."
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada CNBC pada hari Selasa bahwa putaran kedua negosiasi antara Washington dan Iran sedang dibahas. Menurut pejabat tersebut, yang meminta namanya dirahasiakan untuk membahas rencana pemerintah, belum ada yang dijadwalkan secara resmi.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 2,12% sementara indeks Kosdaq untuk perusahaan berkapitalisasi kecil naik 1,10%.
Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,25%. Data ketenagakerjaan yang dirilis Kamis menunjukkan bahwa lapangan kerja di Australia naik 1,4% pada bulan Maret dibandingkan tahun lalu, sementara tingkat pengangguran tetap stabil di 4,3%.
Indeks CSI 300 Tiongkok daratan naik 0,56%, sementara indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 0,89%. (end/CNBC)