05646289
IQPlus, (26/2) - Indonesia telah mengalokasikan kuota tambahan sebesar 1,6 juta ton beras untuk impor pada tahun ini, melebihi dua juta ton beras yang disetujui sebelumnya, kata seorang pejabat pada Senin, untuk mengantisipasi penurunan produksi dalam negeri pada musim panen Januari hingga Maret.
Kementerian Perdagangan sedang berupaya mengeluarkan izin impor untuk alokasi tambahan, kata pejabat kementerian Arif Sulistiyo dalam pertemuan mingguan pemerintah yang disiarkan langsung.
Indonesia mengimpor 3,1 juta ton biji-bijian pada tahun 2023, mendekati rekor tertinggi. Negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara ini diperkirakan akan menghasilkan 32 juta ton beras tahun ini, naik dari 30,9 juta ton pada tahun 2023, namun produksi pada bulan-bulan awal diperkirakan akan terganggu akibat dampak kekeringan tahun lalu.
Produksi beras bulan Januari hingga Maret diperkirakan turun 2,8 juta ton dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, kata Arif.
Sementara itu, di tingkat eceran, beras dijual dengan harga di atas batas yang ditetapkan pemerintah karena kekhawatiran akan pasokan. (end/Reuters)